Cerita Amaq Sat, Petani Tembakau Rajang Desa Ketangga

Ketangga.SK_ Hampir 95% Petani di Desa Ketangga Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur menanam tembakau tradisional. Adapun jenis tembakau yang ditanam ialah Tembakau Kasturi,Tembakau Manis dan Tembakau Kuning.  Seperti penuturan salah satu petani tembako Amaq Sat alias Ratdim, Pada Senin (1/7/2019).

Ia mengatakan bahwa para petani di Desa Ketangga hanya mengharapkan hasil dari tembakau untuk menaikkan perekonomian mereka. Dan sekarang mereka pun lagi sibuk-sibuknya panen tembakau dan mengirisnya agar bisa dipakai para pecandu rokok.

Lanjut setelah proses pengirisan kemudian dikeringkan dengan cara dijemur dibawah terik matahari. Jika tembakau sudah kering barulah selanjutnya dikemas yang sering disebut dengan "Pengebalan".

Tembakau iris ini sudah sangat populer di masyarakat dengan nama Tembakau Senang. Mereka (Petani_red) biasa menjual perbalnya  Rp800rb-900rb jikalau kita datang ke petani tembakunya langsung.

Namun kalau sudah di pasar, tentu harganya akan berbeda, kisaran harga  perbalnya bisa mencapai 2,5jt-3jt. Dan tahun ini mereka berharap tembakaunya bisa dijual dengan harga yg lebih mahal. (Nurdin)


Related Posts:

0 Response to "Cerita Amaq Sat, Petani Tembakau Rajang Desa Ketangga"

Post a Comment

Featured Post

Mantap..! Cara SMP IT Membangun Keakraban Antar Guru dan Siswa

Wanasa. SK_ Demi membangun keakranban guru dan siswa, SMP IT Otak Kebon Desa Beririjarak Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok timur gelar ...