Persyaratan Pengurusan Kartu Keluarga (KK)

Berikut persyaratan mengurus Kartu Keluarga (KK). Kartu keluarga adalah Kartu yang memuat data Kepala keluarga dan semua anggota keluarga. Persyaratan:
• Surat pengantar dari Kepala Lingkungan
• Kartu keluarga Asli yang lama atau Surat Ijin Menetap yang habis masa berlakunya
• Fotocopy Akta Perkawinan
• Fotocopy Akta Perceraian
• Fotocopy Akta Kelahiran
• Fotocopy Akta Pengangkatan Anak bagi Anak Angkat
• Fotocopy Surat  Ganti Nama (WNI) Turunan Asing
• Surat keterangan pendaftaran penduduk tetap (SKPPT) bagi penduduk WNA
• Surat keterangan tempat tinggal bagi WNA
• Mengisi formulir permohonan KK model FS.01 dan formulir bio data model FS.02 untuk bio data semua anggota keluarga
Point 3 s/ d 7 masing-masing dilegalisir. Berlaku sepanjang tidak ada perubahan (mutasi)
PERSYARATAN PEMBUATAN KARTU KELUARGA (KK)
Kartu Keluarga Baru
• Permohonan pembuatan KK (berkas F1.06)
• Surat pengantar dari desa/kelurahan
• Mengisi formulir (berkas F1.01)
• Fotocopy akte kelahiran anggota keluarga
Penggantian Kartu Keluarga
• Permohonan pembuatan KK (Berkas F1.06)
• Surat pengantar dari desa/kelurahan
• KK yang lama
Proses pembuatan kartu keluarga
• Petugas menerima nerkas pemohon
• Verifikasi/ validasi data pemohon
• Pemotretan pada pemohon
• Entry data ke dalam program SIAK
• Printing KK
• Penandatangan KK oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Perubahan KK karena penambahan anggota keluarga dalam KK bagi penduduk yang mengalami kelahiran
• KK lama
• Kutipan Akta Kelahiran
Perubahan KK karena penambahan anggota keluarga untuk menumpang ke dalam KK bagi penduduk WNI
• KK lama, dan
• KK yang akan ditumpangi
• SKP/SKPD bagi penduduk yang pindah dalam wilayah NKRI,dan / atau
• SKDLN bagi WNI yang datang dari LN karena pindah
Penerbitan KK karena hilang atau rusak bagi penduduk WNI dan OA yang memiliki Izin Tinggal Tetap
• Surat keterangan kehilangan dari kepala desa/lurah

PEMECAHAN DAN PEMBUATAN KK BARU
Jika sudah mengelola rumah tangga sendiri disarankan untuk memiliki KK sendiri dan tidak ikut dengan orang tua, istilah ini disebut dengan pemecahan KK, Pemecahan ini dilakukan dengan cara mencoret/menghapus anggota keluarga yang akan masuk ke KK baru (dalam hal ini seorang istri), kemudian membuat KK baru untuk orang tua dan KK baru untuk keluarga baru yang di dalamnya Cuma ada nama kepala keluarga dan istriDikelurahan diminta untuk mengisi form sebagai isian untuk pembuatan KK baru dan KTP.Setelah semua proses pengisian selesai,maka ada berkas yang dibawakan oleh kelurahan untuk disampaikan ke kecamatan.

Sanusi

Related Posts:

0 Response to "Persyaratan Pengurusan Kartu Keluarga (KK) "

Posting Komentar

Featured Post

DPC SPMI Lotim Minta Nama BIL Diganti?

Lombok Timur, SK - Dewan Pimpinan Cabang, Serikat Pekerja Migrant Indonesia (DPC-SPMI) Kabupaten Lombok Timur, Abdurrahman, meminta kepada...