Sekdis Dikbud Lotim: Bupati Siapkan SK Kepada Semua Guru Honorer

Suara. SK_Bupati Lombok Timur, H. Sukiman Azmy, melalui Sekdis pendidikan Huzaefah, pada acara talkshow Speaker Kampung menjelaskan polemik SK guru honorer, bagi tenaga pendidik yang belakangan ini menjadi isu yang hangat diperbincangkan masyarakat Lombok Timur.

Bertempat di Lesehan Kampung, Desa Ketangga, Kecamatan Suela, Lombok Timur, katanya, dengan tegas Bupati Sukiman Azmy dan Wakil Bupati H. Rumaksi akan memberikan SK kepada semua guru Honorer Lombok Timur, baik yang mengajar di sekolah negeri maupun swasta.

"Dengan tegas Bupati mengatakan semuanya adalah guru Lombok Timur, dan Bupati berkewajiban memberikannya SK," terang Huzaefah.

Sesuai PP Nomor 48 Tahun 2016 Pasal 95, mengatakan Bupati diperintahkan untuk memberikan SK kepada guru yang mengajar di sekolah negeri terlebih dahulu baru kemudian guru yang mengajar di swasta. Jika PP itu tidak diindahkan maka Bupati bisa dikenakan sanksi.

Guru yang mengajar di sekolah swasta juga katanya akan diberikan SK oleh Bupati dan wakil Bupati. SK itu rencana akan dikeluarkan sekitar bulan Oktober atau November 2019. Gaji yang berasal dari APBD ini disebut dengan Tunjangan Insentif Operasional (TIO) terhitung sama dengan guru yang mengajar di sekolah negeri dibayarkan mulai bulan Januari 2019. Namun apabila ada guru yang sudah sertifikasi maka, tidak akan mendapat tunjangan dari daerah.

Pada acara Talkshow Speaker Kampung tersebut, Muhammad Ardi dari Komunitas Anak Kampung dan Fikri, Jurnalis Media Speaker Kampung, meminta kepada Sekdis supaya menjelaskan secara rinci, siapa-siapa yang diberikan hak untuk mendapatkan SK Honda tersebut.

Maksudnya supaya tidak menjadi gamang. Tidak menimbulkan kecemburuan sosial ditengah masyarakat, terutama nasib guru swasta hingga saat ini belum ada titik terangnya kapan akan dikeluarkan SK nya jika memang benar mereka juga jadi prioritas Bupati.

Sedangkan mereka yang mengabdi di sekolah negeri semuanya diberikan SK. Mulai dari penjaga sekolah, Operator sekolah, hingga guru yang baru masuk mengajar sekalipun.

Oleh karena itu, wajar jika guru yang sudah  lama mengabdi di sekolah swasta mempertanyakan hal itu. Sebagaimana ditegaskan Huzaefah pada Talkshow Speaker Kampung, bahwa katanya, Bupati pernah mengatakan, semua guru baik yang mengajar di sekolah swasta maupun negeri semuanya adalah guru Lombok Timur dan akan diberikan SK.

Nah, kata-kata inilah yang menjadi pegangan semua guru yang mengajar di sekolah swasta khususnya Lombok Timur. Dan, janji ini tentu akan terus ditagih sampai Bupati benar-benar merealisasikannya.

Rasyid Ridho perwakilan guru swasta mengatakan, dibutuhkan komitmen dari pemerintah daerah kepada guru swasta di Lombok Timur. Karena SK ini terbagi tiga, antaranya, SK Perintah Kerja, Kelompok Kerja, Perjanjian Kerja.

Apapun namanya, Ridho terus mempertanyakan kapan akan diberikan. "Jangan kami terus menghayal, kapan, kapan, kapan akan diberikan, biar merata baik sekolah negeri maupun Swasta," tegasnya.

Pengamat pendidikan dari Beranda NTB, Mawardi, katanya, tetap mengacu pada amanat UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang bagaimana mencerdaskan bangsa melalui dunia pendidikan.

Bersama dinas pendidikan, guru harus mampu berinovasi dengan baik. Kemudian katanya, ada integritas antara pemerintah daerah dengan guru agar tercetak generasi penerus yang berkualitas.

"Kami berharap kepada pemda dan tenaga pendidik supaya tetap melakukan upaya yang berkualitas, menjadikan pendidikan yang ilmiah, demokratis serta berpihak pada rakyat," tutup Mawardi. (Ggar)

Related Posts:

Bupati Lombok Timur Buka Acara Berindu Sembalun

Sembalun. SK_ Bupati Lombok Timur, H. Sukiman Azmi buka secara langsung acara Festival Berindu Sembalun Lombok timur yang di adakan oleh teman teman IKKON BEKRAF (Badan Ekonomi Keatif Non lembaga). Kegiatan tersebut berlangsung di Sembalun, Sabtu 19/10/2019.

Bupati Lombok timur dalam sambutannya , "Bahwa Lombok timur ini mempunyai banyak sumber daya yang ada, seperti yang sudah di kembangkan oleh teman teman IKKON,  barang yang tidak berharga menjadi berarti yang mana itu bisa membangkitkan ekonomi masyarakat di Lombok timur, bisa menjadi hasil yang bermanfaat" Jelas Sukiman Azmi.

Bupati juga berterimakasih kepada teman teman IKKKON sudah memberikan kontribusi bagi masyarakat Lombok timur dalam pembangunan ekonomi Kreatif.

Tujuan diselenggarakannya acara ini adalah menampilkan hasil karya Teman teman IKKON yang bekerja sama dengan komunitas-komunitas muda yang ada Di Lombok Timur.


Dan kedatangan teman-teman IKKON ini Untuk mempercepat  Ekonomi Kreatif Tradisional dan Menciptakan Produk Produk Baru.

Penulis: Daden Zabid

Related Posts:

KKN Unram Tuntaskan Program Adminduk di Aikmel

Aikmel. SK_Pada tanggal 8 agustus 2019 diadakan pelayanan untuk pembuatan KIA, KK, perekaman KTP, Akta kelahiran dan Akta kematian di Desa Aikmel Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur.

Pelayanan ini diadakan untuk menunjang program dari mahasiswa KKN unram di desa Aikmel yang pada saat itu bertemakan tuntas adminduk desa aikmel.

Alhamdulillah, hari itu berjalan lancar dan warga sangat antusias karena merasa sangat terbantu dalam pengurusan dokumen kependudukan mereka, begitu juga bagi perangkat desa.

Berkas yang sebelumnya dikumpulkan oleh mahasiswa KKN dengan mendatangi rumah warga dan TK diwilayah aikmel, dan berkas inilah yang diproses pada hari itu.

Tidak hanya itu, namun warga sendiri banyak yang datang langsung untuk melakukan pelayanan terkait perekaman KTP, pengonlinan Akta kelahiran dan sebagainya.

Setelah diadakan pelayanan tersebut, jumlah warga yang datang setiap harinya ke kantor desa untuk pengurusan dokumen mulai berkurang, hal ini menunjukkan bahwa dokumen kependudukan walaupun tidak bisa dikatakan tuntas tetapi sebagian besar terselesaikan.

Penulis

Related Posts:

Jurnalisme Warga Kawal Pelayanan Adminduk

Aikmel. SK_Kamis 17/10 /2019 Bertempat di Aula Kantor Desa Aikmel Utara Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur, Menggelar acara Lokakarya Penyusunan Tools Monev dan Strategi  Pemantauan Layanan Admninduk Oleh Masyarakat  (Monitoring Kokabotatif,Jurnalisme Warga) yang di Pasilitasi oleh LPA NTB dan KOMPAK.

Kegiatan ini di Hadiri Oleh Beberapa  Desa dari dua kecamatan yaitu Kecamatan Aikmel dan Kecamatan Lenek. Adapun desa yang mengikuti acara tersebut antara lain Desa Aikmel utara, Desa Toya, Desa Aikmel Induk, Desa Kali jaga Timur, Desa Sukarema dan Desa Lenek induk.

Adapaun unsur yang terlibat di dalam kegiatan tersebut mulai dari Tokoh adat, Ketua BPD dan Penggiat Media.

Kita harapkan dengan adanya kegiatan tersebut bisa meningkatkan kinerja Pemerintah yang ada di desa dengan terus membuat terobosan baru.

Tidak hanya melibatkan kader dan pokja Adminduk tetapi melibatkan semua masyarakat yang ada di lingkup Desa Masing,sehingga ada kesadaran sendiri dari masyatakat.

Karena Adminduk (KTP,KK,Akta Lahir,Akta Kematian dan Buku  Nikah) ini merupakan Dokume.

Penulis : Nistiawatilaeli

Related Posts:

LPA dan Kompak Gelar Kegiatan Loka Karya

Aikmel Utara, Kamis, 17 Oktober 2019 Lembaga Perlindungan Anak/ LPA dan Kompak gelar Loka Karya penyusunan Tol pemantauan di aula Kantor Desa Aikmel Utara Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur.

Kegiatan LPA dan Kompak dalam rangka mengoptimalkan pelayanan Adminduk yang di hadiri oleh Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Kader, Karang Taruna dan Unsur Lainnya.

Dalam acara tersebut peran aktif semua unsur sangat diharapkan agar tercapai tuntas Adminduk.

Penulis: Irwan

Related Posts:

Menyedihkan ..!! Tak Mampu Bayar SPP, Siswa Sekolah Negeri Pindah Ke Swasta

Lmbok timur SK_Sedih seorang mantan siswa SMA negri pindah sekolah ke MA swasta di sebabkan tak mampu untuk membayar Sumbangan Pembinaan Pendidika (SPP).

Seperti keterangan M. Khairul Rizki yang pindah dari SMA N 1 Suela ke MA Pondok Pesantren Miftahul Faidzin Ketangga, ia menceritakan saya pindah karena tidak mampu untuk membayar Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) setiap bulan yang sejumlah Rp150.000.

Saya merasa Rp150.000 sangat mahal karena saya melihat penghasilan orang tua saya tidak mampu untuk membayar, jadi saya memutuskan untuk pindah ujarnya saat kumpul bercerita di depan teman-temannya. 15/10/2019

Ia juga menambahkan, bukan saya saja yang bernasip seperti ini, seperti Muliono yang juga pindah karena tak mampu membayar SPP,  jadinya kami pindah ke suwasta biar kami geratis ungkapnya.

Seperti penjelasan M. Faesal yang masih sekolah di SMA Negeri juga mengeluhkan mahalnya SPP,  ia mengatakan saya sebenarnya tidak mampu untuk membayar SPP yang Rp150.000 dari penghasilan keluarga saya, seringkali saya telat membayar dan di berikan sangsi tidak dapat kartu ujian katanya.

Respi juga menambahkan yang saat ini sekolah di SMK negeri, sama dengan saya juga mengeluhkan SPP yang sangat mahal tambahnya.

"Kenpa ya beda dengan sekolah suawasta yang gratis, pertanyaan Faesal yang mengeluhkan SPP di sekolahnya dan ia juga menanyakan kemana uang SPP yang kami keluarkan tanyanya kepada teman-temannya.

Rozi Anwar

Related Posts:

Pelajar dan Mahasiswa Ketangga Mataram Bangkit Lagi

Mataram SK_ Acara silaturahmi antar pelajar dan Mahasiswa Desa Ketangga, mulai dilaksanakan lagi, acara silaturahmi ini digelar di kedai Giong Mataram, yang bertujuan untuk meningkatkan solidaritas antar pelajar dan mahasiswa.(10/10)

Seperti cerita M. zuhri selaku anggota Ikatan Pelajar Mahasiswa Ketangga (IPMK) ia menceritakan, sebenarnya kita punya organisasi yang dinamakan IPMK khusus yang berada di Mataram, namun sampai saat ini, organisasi IPMK itu tidak ada yang mengetahuinya.

"Kalau awal-awalnya IPMK ini berdiri, sangat solid dan kompak, seperti saling membantu mencari kosan untuk pelajar dan mahasiswa baru, membuat skripsi, membuat tugas dan membuat acara diskusi tentang pelajaran atau mendiskusikan tentang desa"ujarnya.

Zuhri juga menambahkan, dengan keinginan kita untuk menjalankan melanjutkan program IPMK yang sempat pakum sekitar selama 10 tahun ini, kami mengharapkan teman-teman yang hadir malam ini bisa mengumpulkan teman-teman yang lain dan berkomitmen untuk menjalankan program-program positif yang sudah di laksanakan dulu tambahnya.

Harapan diskusi silaturahmi dengan canda tawa dan komitmen mahasiswa dan pelajar Ketangga ini, bisa menunjukkan mamfaat terhadap masyarakat Desa Ketangga, agar pelajar dan mahasiswa tidak gagal dalam mencapai keinginan orang tuanya sendiri.

Rozi Anwar

Related Posts:

Paut Gati! Siswa SMA Amali Belajar Bahasa Inggeris Dengan Bule

Suela. SK_SMA Plus Amali Bilakembar Desa Suela mengadakan study tour di  Desa Sade dan Pantai Kuta Lombok, Sabtu 5/10/2019.

Kegiatan ini berfokus pada English Prantice/ terjun langsung untuk conversation dengan  tourist.

Sebelum kegiatan, para siswa diperkenalkan dulu pada keunikan desa Sade Lombok.


Keunikan Desa Sade Lombok merupakan salah satu desa dengan penduduk yang masih menyimpan adat istiadat dan kebudayaan suku asli pulau Lombok.

Sebagaimana  suku asli Sasak yang tinggal di Lombok Tengah mereka memgang teguh tradisi nenek moyangnya.


Setelah siswa diperkenalkan pada adat istiadat suku Sasak. Saatnya siswa di bawa ke pantai kute Lombok untuk English practice.

Kenapa kami memlih pantai kuta sebagai  tempat  English Practice untuk siswa karena pantai Kuta merupakn tempat wisata di pulau Lombok NTB.

Pantai dengan pasir putih ini menjadi tempat tujuan wisata yang menarik untuk para wisatawan dari mancanegara.

Tentu saja siswa dengan leluasa dan diberi kebebasan untuk berinteraksi langsung dengan tourist menggunakan bahasa Inggris.

Sehingga secara tidak langsung  bisa menambah wawasan dan kosa kata bahasa inggris siswa.

Jurnalis Warga : Mutia

Related Posts:

Rocktober 2019, Sinergi Elemen Industri Musik Lombok Timur

Lombok Timur. SK_Event Musik merupakan salah satu indikator berkembanganya sebuah industri musik dalam suatu wilayah.
Event musik juga menjadi wadah bagi para penggiat musik serta komunitas pendukungnya untuk berinteraksi dengan penikmatnya.

Di Kabupaten Lombok Timur sebagai kabupaten dengan populasi penduduk terpadat di Nusa Tenggara Barat mempunyai peluang terciptanya banyak event yang bisa membantu persebaraan karya para penggiatnya.

Didukung oleh perkembangan teknologi serta terbukanya informasi pendukung menjadi kunci penting perkembangan industri musik lokal.

Lombok Timur saat ini menjadi salah satu kabupaten penyumbang karya yang cukup produktif untuk skena musik Lombok dan bahkan NTB.

Banyak lahir talenta-talenta muda yang yang namanya mendapat tempat dipenikmat musik Lombok. Dibarengi juga dengan tumbuhnya komunitas-komunitas pendukung lainnya. 

Sudah mulai banyak juga event event musik yang digelar oleh para komunitas di Lombok timur.
Salah satu event musik tersebut adalah sebuah event yang digagas oleh LMC ( Lotim Music Community ) dengan nama ROCKTOBER.


Rocktober merupakan sebuah spirit untuk mensinergikan semua elemen elemen dalam industri musik dilombok timur.
Rocktober 1 dimulai pada tahun 2014 dengan tema HALL OF FAME yang digelar di Selong. Gelaran Rocktober selalu mengangkat tema yang berbeda sesuai dengan kondisi dari skena musik dilombok timur.

Beberapa tema tersebut antara lain STYLE OF ROCK ( Rocktober 2 , Sakra , 2015 ), BREAK THE SILENT ( Rocktober 3 , Sakra , 2016 ), RE-UNITED ( Rocktober 4 , Masbagik, 2017 ).

Tahun 2019 dibulan Oktober ini, Event yang boleh dikatakan menjadi event musik ikonic nya lombok timur akan digelar.

ROCTOBER 5 sudah mulai dalam proses penggarapan serta penentuan lokasi.
Masbagik disepakati menjadi lokasi Rocktober ke 5 tersebut.

Tema yang diangkat adalah melanjutkan spirit RE-UNITED pada rocktober sebelumnya. Pesan untuk kembali bersatu serta bersinerginya para penggiat musik dilombok timur.

IDENTITY merupakan sebuah tema yang akan diangkat oleh Rocktober 5 kali ini.
Identity merupakan sebuah harapan, dengan bersatu serta bersinerginya semua elemen elemen pendukung industri musik di Lombok timur akan bisa mewujudkan sebuah IDENTITAS bagi para penggiat musik lombok timur dalam skena musik Lombok, NTB dan tidak menutup kemungkinan skena musik nasional.

Gelaran Rocktober 5 akan mengakomodir semua genre yang menjadi pilihan para penggiatnya dan juga bersinergi dengan semua komunitas musik serta komunitas pendukung lainnya.

Rocktober 5 ‘ IDENTITY ‘ akan menjadi momentum untuk menciptakan ekosistem bermusik yang baik dan sehat dilombok timur.

Related Posts:

Kampung Kreatif Lebak Lauk Jadi Sorotan Warga

Sembalun. SK_ Rabu 2/9/2019, Sebuah karya tentu nampak biasa saja, namun jika dikemas dalam imajinasi tinggi. Jadilah karya yang biasa itu menjadi luar biasa.

Hal ini bisa kita lihat hasil karya tangan anak muda dalam Organisasi Karang Taruna Restu Bumi bersama dengan Fokdarwis Desa Sembalun Lawang Kecamatan Sembalun menjadi sorotan dan pemandangan indah.


Meraka menamakan lokasi tersebut kampung kratif Lebak Lauk. Lokasi ini diharapkan sebagai spot poto dan kenyaman warga dalam lingkunganya.

Pemandangan yang biasa ini dikreasikan secara bergotong royong para pemuda untuk bangkit dari persoalan sosial. Sehingga pariwisata semakin maju dan mandiri.

Penulis : Roy Sembalun

Related Posts:

Pemerintah Diminta Serius Tangani Sampah

Sembalun. SK_Problem sampah tidak ada habis-habisnya karena memang tidak pernah serius di urusi. Setelah ada himbauan disalah satu Desa untuk tidak membuang sampah di parit tengah kampung ternyata sungai tepatnya di dekat jembatan jalur panorama walk bagi para wisatawan menjadi TPA baru. tidak hanya mengganggu pandangan mata, tetapi secara kesehatan dan kelestarian lingkungan jelas ini merupakan masalah.

saya pribadi sangat mgngaprisiasi gerakan karang taruna Desa Timba Gading yang setiap hari jum'at melakukan aksi bersih-beesih dan mengankut samapah kluar dari desa timba gading. namun saya sendiri tidak tau sampah itu dibawa kemana dan di apakan. tetapi paling tidak mereka sudah melakukan langkah yang tepat dengan mengeluarkan sampah yang ada di lingkungan mereka sehingga terlihat bersih. tinggal saat ini menunggu komitment para pemangku kebijakan mulai dari Camat dan para kepala Desa untuk lebih serius memikirkan sampah ini mau di bawa kemana dan diapakan selanjutnya.

jika dibiarkan terus dan tidak ada pembicaraan lanjutan terkait pennganan sampah maka kuatir masyarakat akan terus membuang sampahnya di sungai tersebut karena menganggap itulah solusi terbaik. apakah mereka salah ? ya mereka salah karena membuang sampah bukan pada tempatnya. tetapi saya tidak mau menyalahkan mereka sebelam ada aturan yang mengikat dan solusi dari para pemangku kebijakan. saya lebih baik mengarahkan kesalahan itu kepada mereka yang menganggap permasalahan sampah adalah permasalahan yang tidak serius.

kita membutuhkan komitmen para pemimpin yang ada untuk menuntaskan permasalahan ini. bukanya tidak pernah mencoba dan berusaha untuk menuntaskan permasalahan sampah di kecamatan Sembalun. pada tahun 2016 fasilitas 3R yang konon nilainya 500juta di bngun di Sembalun Bumbung. bukan sampah yang tuntas, eh malah kendaraan pengangkut sampahnya dijadikan kendaran mengankut pupuk kesawah. di samping itu, barang yang mahal itu hnya di jadikan bangunan mati alias hanya mengejar keuntungan dari pembangunan proyek saja. miris jika sudah begini mental para pemimpin kita hanya sebatas pelaksana proyek.

kemudian muncul rencana baru untuk TPA, setau saya rencana ini sudah lama banget. kalau tidak salah tahun 2013 sudah di hembuskan. namun kembali ini hanya sebatas rencana yang tidak pernah serius ditindak lanjuti oleh pihak kecamatan dan para kepala Desa yang ada di kecamatan sembalun. harapan kita semoga ahir tahun ini semuanya rampung agar kedepan tidak ada lagi permasalahan terkait sampah. sementara itu, kawan-kawan penggiat lingkungan terus berkerja dengan mengampanyekan mengurangi penggunaan plastik dan menerapkan sistem ecobreeks serta menjadikan  sampah organik sebagai pupuk kompos.

pada tahun 2020 salah satu program prioritas pemerintah NTB adalah zeroo waste. ini tentunya sebuah kabar baik bagi para pencinta alam, penggiat lingkungan dan bagi kita masyarakat NTB tentunya.  Desa dan Kabupaten kota juga kita harapkan harus menyelaraskan rencana programnya dengan pemerintah provinsi NTB agar permasalahan sampah tuntas dalam waktu singkat. tetapi satu hal yang tidak kalah penting pemerintah harus melakukan pendampingan program ketika menggelontorkan anggaran untuk program sampah. jangan sampai hanya bagi-bagi duit ke Desa yang ujung-ujungnya sama nasipnya dengan program 3R.

#alamhijau
#lingkunganbersih

Penulis : Royal Sembahulun

Related Posts:

Featured Post

DPC SPMI Lotim Minta Nama BIL Diganti?

Lombok Timur, SK - Dewan Pimpinan Cabang, Serikat Pekerja Migrant Indonesia (DPC-SPMI) Kabupaten Lombok Timur, Abdurrahman, meminta kepada...