Inalillahi, Beginilah Kronologi Warga Sambelia Tertindih Pohon Tumbang

Lombok Timur, SK - Seorang nenek warga Dusun Otorita, Desa Belanting, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, meninggal tertindih pohon di rumahnya ketika hendak pergi ke MCK (Jeding) untuk membuang hajat.

Inaq. Sopian (75) meninggal sekira pukul 07,30 WITA, Sabtu, (4/1/2020). Ketika itu angin kencang diikuti hujan lebat melanda Belanting. Korban pergi ke MCK melalui bawah pohon Banten yang sudah tua dan rapuh. Tidak diduga, pohon tersebut tumbang ketika korban tepat berada di bawahnya.

Melihat kejadian itu, warga setempat langsung mengevakuasi korban, tapi sayang, nyawa inaq. Sopian tidak bisa diselamatkan. Korban langsung meninggal di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pada hari yang sama, korban juga langsung dimakamkan setelah di sholatkan di masjid terdekat.

Menurut keterangan Murniati, salah seorang penggiat sosial warga setempat, korban merupakan binaan lembaganya. Ia tinggal sendirian di rumah bedeknya setelah suaminya meninggal dan dua orang anaknya tinggal di tempat terpisah karena sudah berkeluarga.

Ditambahkan Murniati, selain tertindih pohon, kepala korban diduga terkena batu karena di bawah pohon tersebut ada batu besar, sehingga mengakibatkan korban langsung meninggal dunia.

" Mungkin kepala korban juga terkena hantaman batu sehingga menyebabkan korban meninggal ditempat," terang Murniati, saat jurnalis media Speaker Kampung menghubunginya lewat telepon selulernya.

Tidak berselang lama, Camat Sambelia, Ishak, SH, yang baru dua hari ini dilantik Bupati menjadi Camat Sambelia, didampingi Kepala Desa Belanting, Sukriadi, langsung mengunjungi rumah korban menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga korban.

Berhubung pada hari yang bersamaan ketua Badan Amil Zakat Daerah (BAZDa) Lombok Timur, Ismul Bashar dan sekretarisnya Abdul Hayyi sedang menyalurkan Zakat di Desa Bagik Manis, bersama timnya, langsung turun ke TKP memberikan santunan kepada keluarga korban.

"Untuk membantu meringankan beban keluarga korban, Alhamdulillah BAZDa sudah memberikan santunan Satu juta rupiah kepada keluarga korban," tutup Murni. (Ggar)

Related Posts:

0 Response to "Inalillahi, Beginilah Kronologi Warga Sambelia Tertindih Pohon Tumbang"

Posting Komentar

Featured Post

Pengurus Gema Selaparang Terbentuk dan Membantah Pemekaran Kabupaten Selaparang

Lenek.SK_ Tim Formatur Gerakan Masyarakat Selaparang akhirnya sepakati pengurus harian dan Dewan Pengurus lembaga yang di bentuk masyarak...