Lakpesdam NU Fokus Kawal Isu Toleransi dan Kebangsaan

Lotim. SK_Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) NTB  fokus pada pengembangan sumber daya masyarakat isu intoleransi dan juga Isu Kebangsaan.

Selain isu tersebut Lakpesdam NU NTB juga soal  fokus pada perlindungan anak, mulai dari proses pengasuhan anak,  tumbuh kembang anak dan juga mendorong terpenuhinya hak-hak anak.

Ketua DPW NTB Lakpesdam NU Jayadi,  mengatakan ini penting dilakukan karena anak adalah aset bangsa, jika anak tidak baik dan diperhatikan maka sudah dapat dipastikan proses bermasyarakat proses berbangsa, proses beragama juga tidak akan baik.

"Kita berikan perhatian serius kepada anak,  dan memastikan hak-hak anak terpenuhi mulai dari proses tumbuh kembangnya, proses pendidikan dan hak lainya harus terpenuhi" Jelas Jayadi (02/03).

Kerja nyata yang telah dilakukan oleh Lakpesdam NU NTB sendiri saat ini salah satunya ialah memfasilitasi identitas anak dalam hal administrasi kependudukan. Akibat dari anak tidak memiliki identitas yang jelas nantinya mereka akan menerima kekerasan yang berlapis salah satunya misalnya stigma anak yang tidak jelas dari masyarakat, hak anak untuk mendapatkan pendidikan menjadi terhambat dan juga hak-hak lainya", Papar Jayadi.

Ia juga menambahkan dari hasil pendampingan Lakpesdam NU NTB Selama ini, khusus anak-anak disabilitas dari 100 anak yang didampingi ada sekitar 75 anak yang tidak memiliki administrasi kependudukan mulai dari Kartu Keluarga, Akte kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA).

Oleh karena itu kami mendorong pemerintah untuk memperhatikan soal itu,  selama ini kami melihat memang ada kebijakan yang memihak persoalan tersebut,  namun nyatanya dilapangan belum maksimal", tutupnya. (ci)

Related Posts:

0 Response to "Lakpesdam NU Fokus Kawal Isu Toleransi dan Kebangsaan"

Posting Komentar

Featured Post

Kemensoso Gelar Edukasi Mitigasi Bencana Sekolah Maraqitta'limat

Lombok Timur, SK- untuk mengantisipasi dampak yang ditimbulkan oleh bencana alam, pemerintah melalui kementerian sosial gencar lakukan eduka...