Molong maliq Tradisi Unik Masyarakat Sasak - Speaker Kampung

Breaking News

Home Top Ad

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Kamis, 30 April 2015

Molong maliq Tradisi Unik Masyarakat Sasak


Ketangga. SK_Warga Desa Ketangga, Kecamatan suela, Lombok Timur, NTB memiliki tradisi cukup unik dalam ritual molong maliq atau sering disebut dengan membuang sial.

Ritual molong maliq ini diperuntukkan bagi bayi yang baru lahir, mulai dari umur tujuh hari sampai anak menjadi remaja. Proses ritual ini dimulai dengan persiapan sesajen yang didalamnya terdapat ayam panggang, nasi putih, telur dan berbagai makanan lainya.


Setelah persiapan lengkap mangku ritual memulai doa-doa, prosesi ini biasanya langsung diwakili dukun beranak. Ia menepalkan segala jenis makanan yang telah tersedia di wadah, kemudian di lanjutkan dengan menempelkan ke tengah kepala si bayi.

Prosesi ini bertujuan untuk membuang segala kesialan selama hidup si bayi. Selanjutnya proses ini biasanya diiringi dengan nyerogot kepang atau rebutan pungut uang logam.
Uang receh yang diperebutkan tersebut pecahan nominal Rp500 ratus hingga Rp1000 seribu. Tradisi rebutan uang receh ini dilakukan setiap kegiatan molong maliq berlangsung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad