Ticker

6/recent/ticker-posts

Ad Code

Responsive Advertisement

Dugaan Pemotongan BSM Salah Satu Sekolah di Suela Kembali Jadi Perbincangan Warga, Berikut Tanggapan UPTD Dikbud Kecamatan Suela




Suela-SK, Dugaan pemotongan Bantuan Siswa Miskin (BSM) yang di salurkan di setiap siswa dan siswi kembali ribut di kalangan warga yang berada di Desa Ketangga, khususnya di wilayah Dusun Montong gedeng, Dusun otak Desa dan  Kekadusan Dasan Lekong tepatnya di gubuk batu telu (tiga red).

Menurut Junaedi, salah satu wali murid mengaku anaknya hanya sekali pada tahun 2019 mendapatkan BSM, setelah itu sampa saat ini tidak pernah dapat uang namun tiba-tiba isi rekeningnya sudah kosong, akibatnya wali murid tersebut ingin mengetahui kemana uang BSM tersebut.

“sampai saat ini anak saya tidak pernah dapat terakhir anak saya dapat pada tahun 2019 itupun hanya sekali, dan beberapa kali sudah saya cek buku rekening di BRI, tapi masih kosong” tegas junaidi.

Ia juga mengatakan sering datang meminta penjelasan terkait masalah BSM ini kepada pihak sekolah SDN 4 Ketangga namun kepala sekolah beralasan sakit, selain itu para guru yang ada di sana mengaku tidak mengetahui soal dana BSM yang di potong.

“saya sudah berapa kali ke sana menemui  Kepala Sekolah namun ia selalu beralasan sakit dan para guru juga mengatakan tidak tahu soal pemotongan ini, kalau begitu jalan satu-satunya kita laporkan ke unit dikbud kecamatan suela agar segera di tindak lanjuti kasus ini namun jika kami tidak di tanggapi maka kami akan menggunakan cara anarki atau melapor langsung ke pihak yang berwajib” jelasnya.

Menanggapi hal ini kepala unit dikbud Kecamatan Suela Lalu Muhammad Jauhari Marjan mengungkapkan setelah mendapatkan kabar tersebut tim nya langsung menemui pihak sekolah SDN 4 Ketangga, laporan  pihak sekolah mengaku siswa sudah di bagikan rekeningnya.

“minggu lalo tim kami langsung ke SDN 4 Ketangga, untuk mencari informasi terkait dugaan pemotongan BSM tersebut, pihak sekolah mengaku ia sudah membagikan siswa buku rekeningnya, jadi kami merasa sudah tidak ada kejanggalan lagi”jelasnya saat ditemui di ruangannya. (25/07)

Melihat keluhan wali murid yang melaporkan kembali pihak unit dikbud akan mempertemukan nya dengan pihak  SDN 4 Ketangga agar kasus ini bisa selesai dan aman.

“kami menghimbau kepada wali murid agar tidak menggunakan kekerasan, dan insyaallah besok hari selasa 26 juli sekitar jam 9 Wita kami akan mempertemukan wali murid dan pihak sekolah agar kita tahu kejelasan dan mencari titik temu permasalahan pemotongan BSM ini” tutupnya.®

Posting Komentar

0 Komentar

Ad Code

Responsive Advertisement