Peringati HLHN Karta Belanting Lakukan Aksi Kolaborasi - Speaker Kampung

Breaking News

Home Top Ad

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Monday, 10 January 2022

Peringati HLHN Karta Belanting Lakukan Aksi Kolaborasi



Lombok Timur, SK - Tumbuhan adalah makhluk penghasil oksigen yang diperlukan oleh manusia dan hewan untuk bernafas dengan melakukan proses fotosintesis akan menghasilkan oksigen dan gula sebagai cadangan makanan dan menyerap karbondioksida di udara.


Mengingat tumbuhan memberi manfaat besar bagi keberlangsungan hidup manusia mendorong sekelompok pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Kuncup Mekar, Desa Belanting, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, melakukan kegiatan reboisasi di kawasan bukit SPN Belanting dan di area sumber mata air Embung Ganang, Ahad, 9 Januari 2021.


Penanaman pohon ini dalam rangka  memperingati hari lingkungan hidup Nasional. Kemudian tema yang mereka jagokan adalah "Aksi kolaborasi dari tangan para pecinta bersama menjaga keseimbangan dunia" 


Selain karang taruna Kuncup Mekar  sebagai inisiator kegiatan, pemerintah desa, anggota SPN Belanting, KSPN NTB dan Mahasiswa Unram juga ambil bagian dalam gerakan penghijauan tersebut.


Dilaporkan sedikitnya 740 jenis bibit buah-buahan yang mereka tanam dikawasan tersebut antaranya adalah Nangka 200, Durian 140, Trembesi 200 dan Kayu Putih 200. Bibit ini kata ketua Karta Belanting, M. Jaya Ikhlas diambil dari lokasi persemaian Pringgabaya. 


Kegiatan reboisasi ini kata Jaya, sudah dijadikan program tahunan lembaga karang taruna Kuncup Mekar. " Reboisasi ini sudah masuk dalam program kerja karang taruna Desa Belanting," katanya.


Oleh karena itu, pihaknya mengajak pemerintah bisa menjalin kerjasama dalam program penghijaun. Mengingat, Sambelia pada umumnya, Belanting khususnya rawan terjadi banjir bandang.


Begitupun pada musim kemarau terjadi kekeringan. Pohon kayu yang berfungsi menghasilkan oksigen, menyerap karbondioksida, tempat berlindung dikala matahari menyengat ditebang tanpa pertimbangan. 


Pohon buah-buahan yang memberi manfaat bagi manusia juga banyak yang terabaikan. Sehingga tidak heran apabila  pemerhati lingkungan sering mengatakan, "Menanam itu gampang tapi merawat yang sulit" (Fik) 

No comments:

Post Bottom Ad