Ticker

6/recent/ticker-posts

Ad Code

Responsive Advertisement

Mengakhiri Kelaparan Melalui Ketersediaan Pangan Lestari


Lotim.SK_Pangan adalah Hak, setiap individu berhak memperoleh akses untuk mendapatkan ketersediaan pangan yang memadai, membebaskan mereka dari kelaparan dan kekurangan gizi. 

Dalam konteks ke-Indonesia-an, pangan memegang peran penting dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya dalam tujuan kedua, yaitu mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan, meningkatkan gizi, dan mendorong pertanian yang berkelanjutan (Bappenas, 2017; PBB 2015). 

Untuk mencapai tujuan tersebut maka diperlukan penyelenggaraan pangan melalui sebuah sistem pangan yang terintegrasi  dari perencanaan pangan sampai akses agar setiap orang mendapat pangan yang layak. Secara global, sistem pangan berkelanjutan mempunyai tiga pilar yaitu aspek lingkungan, sosial dan ekonomi. (FAO, 2018).

 

Banyak upaya telah dilakukan untuk memenuhi hak atas pangan, namun sampai saat ini masih banyak orang yang menderita kelaparan dan kekurangan gizi (FAO, 2022). Disisi lain, dampak perubahan iklim menjadi salah satu penyebab terjadinya krisis pangan global yang berdampak pada kelaparan dan kekurangan gizi (The Guardian, 2021). Kondisi tersebut diperparah dengan adanya pandemi yang menyebabkan sistem pangan dunia mengalami kerentanan.



Maka, melihat situasi tersebut, berkolaborasi dengan Yayasan Humanis dan Inovasi Sosial, Yayasan KEHATI, Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP), Yayasan Penabulu, VCA, dan WWF. Jejaring Lokadaya mengundang kawan sekalian dalam diskusi daring dengan tema “Menakar Implementasi Sistem Pangan Lestari/Berkelanjutan Era Pemerintahan Baru”, yang akan diselenggarakan pada:

Posting Komentar

0 Komentar

Ad Code

Responsive Advertisement