Maulid Bleq Peninggalan Raja Selaparang

Ketangga SK_Maulid beleq, merupakan Maulid besar yang di laksanakan tepat pada hari kelahiran Nabi Muhammad Saw, 12 rabi'ul awal Hijriyah. Kali ini maulid besar di laksanakan oleh masyarakat gubuk Batu Miong, Dusun Montonggedeng, Desa Ketangga, Kecamatan Suela, Lombok Timur, Ntb.9/11/19

Dalam prosesi maulid besar kali ini berbeda dengan maulid yang biasa di lakukan, dalam maulid besar, adanya Perja dan Ancak suci.

Seperti keterangan Aenuddin, Spd. Selaku ketua panitia dan tokoh adat, ia menceritakan perbedaan maulid besar, maulid besar merupaka maulid yang di laksanakan tepat pada kelahiran nabi, tanggal 12 Rabi'ul Awal hijriyah. Pada maulid besar ada Ancak Suci dan Peraja.

Ancak Suci ini terbuat dari, Tebu, Bambu, Daun nao dan pelepah pisang. Ancak ini bermakna menjadi piring untuk makanan Nabi yang sangat suci.

"Kalau Peraja itu bermaknakan Nabi yang kulitnya putih kuning dan tidak ada dosa, peraja ini di perankan oleh anak kecil laki dan perempuan yang masih berumur 5 tahun".

Ia juga menerangkan, dalam prosesi maulid besar ini, tradisi-tradisi itu dimaknakan dengan kehidupan nabi yang dulu. Dalam tradisi ini semua tokoh agama, tokoh adat dan pemerintah di libatkan untuk membuat Ancak Suci dan mencicipi makanan yang sudah di tempat kan di Ancak suci, setelah itu ancak tersebut di buang ke sungai tambahnya.

Rozi Anwar

Related Posts:

0 Response to "Maulid Bleq Peninggalan Raja Selaparang"

Posting Komentar

Featured Post

FKIP UGR : Ikuti Seminar Program Kreatifitas Mahasiswa

Kamis, 14 November 2019 Mahasiswa Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Gunung Rinjani ( FKIP UGR) yang terdiri dari dua progr...