STAY AT HOME, YAP BERIKAN VITAMIN DAN MAKANAN BERGIZI PADA ANAK DIDIKNYA - Speaker Kampung

Breaking News

Home Top Ad

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Jumat, 12 Juni 2020

STAY AT HOME, YAP BERIKAN VITAMIN DAN MAKANAN BERGIZI PADA ANAK DIDIKNYA

Lombok Timur, SK - Mengingat belum adanya kepastian pemerintah membuka sekolah akibat pandemi Covid-19, SD-SMP ISLAM BINA AL UMMAH milik Yayasan Anak Pantai (YAP) Desa Labuhan Pandan, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, mendatangi rumah anak didiknya membagikan lembar soal dan jawaban Penilaian Akhir Semester (PAS).

Lembar soal tersebut kemudian nanti akan dijawab oleh peserta didik kemudian dikumpulkan apabila mereka sudah selesai menjawabnya. Ini berlaku untuk semua sekolah dasar dan menengah se- Lombok Timur.

Dinas Pendidikan dasar menengah Kabupaten Lombok Timur melalui UPT Dikbud menyalurkan lembar soal dan jawaban PAS (semester genap) Tahun Pelajaran 2019 - 2020 kepada semua  sekolah setingkat SD dan SMP.

Pembina Yayasan Anak Pantai, Munawir Haris, S.sos, pada media ini di sekolahnya menjelaskan, lembar soal dan jawaban PAS tersebut katanya sudah disiapkan oleh Disdikdasmen kemudian disalurkan melalui UPT Dikbud.

"Lembar soal dan jawaban PAS tersebut kami ambil di UPT setempat. Kita beli seharga Dua belas ribu per tema, tapi dibayar nanti setelah dana BOS keluar," terang Haris, Jum'at, (11/6/2020).

Selama Stay At Home (belajar di rumah) pembina YAP, Munawir Haris, bersama dewan gurunya kontinyu mengunjungi rumah peserta didiknya. Dari rumah ke rumah, mereka mengedukasi siswa/siswinya agar memanfaatkan waktu liburnya untuk terus belajar meskipun dalam kondisi sulit seperti ini.

Untuk menunjang stamina atau imunitas anak dalam menghadapi pandemi Covid-19, yayasan juga membagikan tablet hisap vitamin C, susu serta makanan bernutrisi lainnya kepada 61 peserta didiknya.

"Sebagai wujud kepedulian yayasan dan dewan guru, kami bagikan vitamin C, susu serta makanan penunjang lainya kepada mereka," jelas Haris.

Sepanjang pandemi ini, mereka (guru-red) terus monitor perkembangan daya ingat peserta didiknya agar tidak lupa dengan pelajaran yang sudah diajarkan ketika berada di sekolah.

Tujuan lainnya adalah agar anak-anak sebisa mungkin memanfaatkan waktu libur tersebut untuk belajar serta melakukan hal yang bisa menunjang daya ingatnya pada mata pelajaran yang sudah diajarkan di sekolah.

Bukan saja pada anak, orang tua juga diharap bisa bantu motivasi anaknya supaya lebih giat lagi belajar. Menurut Titin, di masa pandemi ini, orang tua memiliki peran mendasar dalam mendidik anak di rumah.

Suarniwati, orang tua dari Maulinda Ulansari, SMPI kelas satu pada yayasan Bina Al Ummah mengatakan, dia sangat mengapresiasi program yayasan. Dua orang anaknya yang sudah sekolah dan satu baru masuk katanya, selama ini tidak pernah dibebani biaya sekolah. Mulai dari alat tulis, seragam sekolah, sepatu dan kebutuhan mendasar lainnya di tanggung oleh yayasan.

Oleh karena itu, selama stay at home katanya, dia terus mendorong anaknya agar giat belajar dengan mengurangi bermain di luar rumah.

"Jika ada yang tidak dipahami atau pertanyaan yang tidak bisa dijawab, saya turut membantu. Saya juga suruh dia buka buku paket kakaknya jika saya tidak bisa bantu menjawabnya," terang Suarni.

Maulinda Ulansari, putri dari Suarniwati, merasa betah bersekolah di yayasan Bina Al Ummah karena banyak program ekstrakurikuler yang diajarkan. Salah satu contoh kegiatan yang sangat digemari kata anak yang bercita-cita jadi guru ini adalah Pramuka.

"Saya senang sekolah disana karena kita sering diajak kemah dan gurunya ramah-ramah," cetusnya.

Titin Juwitanindi, Mus Mulyadi, Mashal dan lima orang temannya yang mengajar di yayasan tersebut terus bersinergi membina kerjasama agar sekolah tersebut bisa terus maju dan berkembang sebagaimana sekolah negeri lainnya.

"Meskipun statusnya sekolah swasta, namun perhatian dari pembina yayasan untuk kesejahteraan guru sebagai nilai plus buat kami," kata Muliyadi.

Bukan masalah insentif yang diberikan pembina yayasan kepada kami, tapi yang terpenting adalah tanggung jawab kami sebagai guru di sini," tambah Mashal. (Ggar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad