Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Profil Desaku

SSB Lenek Wadah Generasi Kembangkan Hoby dan Keahlian

Lenek.SK_Untuk mengurangi kegiatan negatif para pemuda dan remaja. Pihak pemerintah Desa Lenek Kecamatan Lenek Kabupaten Lombok Timur memberikan dukungan para pemuda. Dukungan tersebut berupa pemberian alat dan perlengkapan Sekolah Sepak Bola/ SSB. Penyerahan tersebut langsung oleh Sekdes Lenek, Radena Zahid Sabtu 2/11/2019. Pemberian tersebut melalui anggaran dana desa, sebagai upaya mendorong minat dan bakat para pemuda dan remaja dalam olah raga. Untuk dimaklumi, Sekolah Sepak Bola/ SSB adalah wadah para generasi untuk mengembangkan minat dan bakat dalam berolahraga. Menurut keterangan Sekdes Lenek Radena menjelaskan bahwa SSB merupakan wadah bagi adik-adik kita mengembangkangkan dan menyalurkan hobinya di bidang Sepak Bola. "Ini bertujuan untuk terhindar dari prilaku negatif yang senantiasa mengancam masa depan meraka" Jelas Radena. Ia juga menjelaskan, adanya wadah SSB ini sebagai tempat pembinaan dan pengkaderan bibit atlet sepak bola.

Desa Ini Lumbung Atlet Profesional Masa Depan

Aikmel. SK _Terik matahari siang itu cukup panas, namun tak sedikit merasa gerah. Begitulah, kondisi alam secara umum di kecamatan Aikmel khsusunya di Desa Keroya, tak seperti biasanya susana di wilayah itu cukup lembab dan dingin.  Kunjungan Tim Pelaksana Inovasi Desa/ TPID kecamatan Aikmel dihajatkan untuk  kegiatan captureing. Dalam rangka menangkap program desa berupa inovasi desa. Dalam kunjungan tersebuti ditemani Sekdes Kroya Sukriadi S.Pd. Berawal dari bincang-bincang kecil, sekdes becerita terkait dengan banyaknya potensi berupa minat dan bakat anak dan pemuda di desanya. Poetnsi itu terlihat ketika persatuan pemuda desa acap lkali berlatih bola voly.  Hampir sejak lama, permainan olahraga Bola Voly telah melekat dihati anak muda. Melihat potensi yang ada, pihak pemerintah desa kemudian mendorong pemuda untuk aktif berlatih dan mengikuti event.    Dukungan pemerintah desa tak sekonyong-konyong mendukung secara moral dan memotivasi. Upaya itu dikongkritkan dengan

Bimtek Administrasi dan Pengarsipan Demi Pertanggung Jawaban Anggaran Desa

Suela. SK_Bimtek Administrasi & Kearsipan bagi perangkat desa (Kasi, Kaur & Kadus/Kawil beserta staf) yang dihadiri langsung oleh Lembaga Pengarsipan Daerah di Ruang Rapat Internal Kantor Desa Suela Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur, Senin 11/09. Dalam kesempatan tersebut, Lembaga Pengarsipan Daerah mengingatkan pentingnya administrasi, dan alurnya sebagaimana diamanatkan UU No. 43 Tahun 2009 Tentang Kearsipan sebagai bentuk pertanggung jawaban atas penggunaan keuangan negara. Sejalan dengan itu, Peraturan Bupati Lombok Timur No. 30 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Arsip Dinamis yang salahkan satunya menegaskan bahwa arsip Dinamis dilaksanakan untuk menjamin ketersedian arsip dalam mengambil keputusan, perencanaan, pengawasan sebagai bahan pertanggungjawaban. Pada kesempatan tersebut, Kepala Desa Suela Rosyidi menghimbau jajaran agar bekerja berdasarakan mekanisme yang ditetapkan undang-undang, baik UU No. 43 Tahun 2009 maupun Perbup No. 30 Tahun 2017 dan berharap bi

Satu dari 39 Desa di Lombok Timur, Kades ini Mempertegas Komitmen Pemekaran Wilayah

Suela. SK_39 Desa di Kabupaten Lombok Timur mengajukan pemekaran dusun di wilayahnya masing-masing. Tak terkecuali Kepala Desa Suela.  Komitmen tersebut tertuang dalam proposal usulan pemekaran yang saat ini sedang di godok panitia pemekaran dusun yang ditetapkan oleh pemdes Suela melalui Surat Kepatusan Kepala Desa Suela. Pada Rapat Koordianasi internal pemdes, Rabu 04/09 yang berlangsung sejak pagi dan berakhir siang tadi, Kades Suela Rosyidi mempertegas komitmen tersebut agar pemekaran dusun ini proposalnya segera dirampungkan dan diajukan kedinas terkait (DPMD) Lombok Timur setelah sebelumnya mendapatkan rekomendasi dari Camat. Menurutnya pemekaran wilayah/dusun ini semata-mata untuk mendekatkan akses layanan publik, mempermudah kontrol dan pembinaan masyarakat dan efektivitas dari penyelenggaraan pemerintahan. Sehingga kendala teknis yang salah satunya karena kurangnya tenaga dalam menjangkau pelayanan dan pembinaan masyarakat kedepannya dapat teratasi. Pemekaran wilayah/k

Gotong Royong Bangun Drainase di Desa Beririjarak

Wanasaba-SK_Masyarakat Dusun Otak Kebon Desa Beririjarak Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur melaksanakan kegiatan gotong royong membuat galian pondasi   saluran drainase di jalan utama menuju Dusun Senganton, Jum'at (26/7/2019). Kegiatan ini merupakan salah satu program prioritas pemerintah  Desa Beririjarak Tahun 2019 melalui anggaran Dana Desa (DD). Seperti yang tertuang dalam RPJMDes Tahun 2018 yakni "Pembenahan lingkungan yang lebih baik". Diketahui bahwa tempat Ini sering kali memicu terjadinya banjir dan luapan air, di sebabkan saluran drainase yang tidak  maksimal lebih lebih di musim penghujan. Dengan adanya program ini, diharapkan lingkungan yang ada di Desa Beririjarak terutama di Dusun Senganton akan lebih baik lagi dan aktivitas masyarakat di jalan tetap lancar. (Sailal Arimi)

MusDes Penentu Arah Kebijakan Pembangunan Desa Kedepan

Wanasaba, SK- Dalam rangka menyusun rencana pembangunan desa Tahun Anggaran 2019-2020. Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menggelar Musyawarah Desa (MusDes) untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) berlangsung di aula kantor Desa Beririjarak, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur, NTB, pada (24/7/2019). MusDes tersebut diikuti lebih dari Empat puluh orang peserta terdiri dari unsur pemerintah kecamatan, pendamping desa, BPD, LKMD, perwakilan kelompok usaha masyarakat, perwakilan perempuan, pemuda, toga, toma serta unsur masyarakat lainnya. Kepala Desa Beririjarak, Lalu Fauzi, dalam sambutannya mengatakan, Beririjarak memiliki banyak permaslahan yang perlu diselsaikan, mulai dari pembangunan Infrastrukrur, upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan bentuk pembinaan lainnya. Namun katanya, semua itu tidak bisa diselesaikan dalam jangka waktu satu tahun. "Maka melalui MusDes ini kita ingin menyepakati bentuk program skala prioritas yang betul-betul menjadi keb

Potret Sinergi Pemdes dengan Pendamping Desa Sambelia

Sambelia.SK_ Dari ruang jendela kaca, sudut aula  kantor desa, empat orang pejuang pemberdayaan desa terlihat duduk asyik. Mereka diantaranya dua orang Pendamping Desa Kecamatan Sambelia, Sekdes Dara Kunci dan Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Sambelia. Tak hanya duduk santai, mereka diskusi soal strategi dan taktis mendorong pengelolaan desa untuk kemandirian. Meski sesekali guyonan menghalau obrolan santai itu. I Gusti Ngurah Aryawan Asasandi Pendamping Desa Pemberdayaan/ PDP Kecamatan Sambelia berharap desa-desa ini harus ada inovasi untuk terwujudnya desa mandiri. "dengan bersinergi antara pemerintah desa dan pendamping desa akan ada hasil yang nyata. Tujuannya semata-mata untuk membangun desa yang mandiri dalam mengelola sumber daya" jelas Ngurah. Dalam diskusi kecil tersebut, mereka hendak menunggu peserta Bimbingan Teknis/ Bimtek Perangkat Desa bagi Desa Dara Kunci di Aula Kantor Desa Dara Kunci Kecamatan Sambelia Kabupaten Lombok timur, Senin 22/7/2019.

Pemdes Wajib Belajar Ke Bursa Ini! Cek Lokasi dan Waktunya

Lombok Timur, SK- Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, pemerintah desa (pemdes) memiliki dua kewenangan khusus dalam mengelola pemerintahan yaitu kewenangan dalam hak asal usul dan kewenangan lokal skala desa. Untuk mewujudkan UU itu, pemerintah telah mengucurkan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). Tujuannya agar desa mampu mengatur mengurus kepentingan masyarakat secara efektif untuk kesejahteraan masyarakat. Agar pembangunan berbasis masyarakat itu bisa direalisasikan maka, kapasitas aparat pemdes dan masyarakat, kualitas tata kelola desa, sistem pendukung, regulasi dan kebijakan pemerintah desa harus lebih optimal. Oleh karena itu Program Inovasi Desa (PID) di Lombok Timur dimunculkan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Semua itu bisa terwujud dengan perencanaan yang matang, kapasitas pemerintah yang mengelola DD juga perlu menjadi pertimbangan. Bursa Inovasi Desa (BID) adalah bagian yang tidak terpisahkan dari model PID tingkat kabup