Kades Sambelia: Maaf, Saya Tidak Bisa Kabulkan Permintaan Berhentikan Pekasih

Lombok Timur, SK- Puluhan petani pengguna air Sambelia, mendatangi kantor desa Sambelia meminta supaya kades Sambelia Ahmad Subandi, SE memecat pekasih subak reban oles, Mastar, karena mereka menduga bahwa Mastar bekerja tidak profesional.

Usulan ini disampaikan beberapa orang perwakilan petani dan pengawas pengairan ketika mereka melakukan hearing ke kantor Desa Sambelia pada, Senin (30/12/2019) dihadiri oleh Pemerintah Desa Sambelia, ketua BPD beserta anggotanya, LKMD dan unsur masyarakat lainnya.

Dari puluhan petani yang hadir itu, baru sebagiannya saja yang setuju Mastar diberhentikan, sementara yang lainnya masih banyak yang mempertahankannya sebagai pekasih.

Sebelum memutuskan tuntutan petani Subak reban oles tersebut, kepala Desa Sambelia, Ahmad Subandi, memberikan kesempatan pada petani menyampaikan argumentasinya, apa alasannya sehingga Mastar ingin diberhentikan.

Baru kemudian Subandi bersama ketua BPD H. Mas'ud menyampaikan pandangannya baik secara pribadi ataupun secara hukum didepan petani yang hadir.

Menurut Subandi, memberhentikan pekasih itu tidak serta merta, karena pekasih diangkat sudah  sesuai peraturan. Jika pekasih melakukan hal fatal merugikan petani, dua kali berturut turut kita berikan surat peringatan (SP) maka SP yang ketiga baru bisa dieksekusi atau lakukan pemecatan.

"Untuk saat ini, sekali lagi saya minta maaf, permohonan untuk pemecatan pekasih tidak bisa saya kabulkan. Silahkan Mastar bekerja kembali seperti biasa tidak ada pemecatan," tegas Subandi.

Kemudian didepan forum, Subandi meminta kepada Mastar untuk berdiri meminta maaf jika ada kekeliruan yang dilakukan selama menjadi pekasih. Dan, permintaan Kades tersebut dilakukan oleh Mastar, baru kemudian hearing itu berakhir damai.

Sebelumnya, perwakilan petani Mamiq Ningrat mengusulkan kepada Kades Sambelia, hendaknya dilakukan pemilihan ulang pekasih. Tapi lagi-lagi dengan tegas Subandi menolaknya dengan alasan pengangkatan pekasih sudah melalui mekanisme yang berlaku, kecuali jika  pekasih yang bersangkutan sudah diberhentikan baru bisa lakukan pemilihan.

Ketua BPD Sambelia H. Mas'ud juga memberikan masukan kepada Mastar (pekasih) untuk mengevaluasi diri apa yang tidak disenangi baik sikapnya secara pribadi maupun tugasnya sebagai pekasih agar segera diubah. Hal ini bertujuan agar antara pekasih dan petani terjalin komunikasi yang baik.

"Jika ada masalah silahkan duduk bersama cari solusinya. Di atas saluran irigasi tersebut sudah dibangun tempat untuk bermusyawarah," cetusnya.

Sebagai ketua BPD, ia meminta kepada pekasih untuk bisa memasukkan PADes minimal Sepuluh juta setahun karena menurutnya, pekasih adalah bagian dari pemerintah desa.

Dia juga berharap banyak kepada kepala wilayah untuk turun monitoring pekerjaan pekasih, mana tanaman yang betul-betul butuh air, itu yang harus diutamakan, supaya petani tidak merugi. Dan, pekasih juga didorong untuk bekerja secara adil dalam membagikan air buat petani.(Ggar)

Related Posts:

Musisi Asal Lombok Timur Rilis Single Baru Bersama Musisi Singapura

Lombok Timur_ Di Skena musik Lombok Timur, nama Gellen Martadinata mungkin sudah tidak asing ditelinga para penggiat musik.

Pria kelahiran Selong Lombok Timur ini cukup aktif dalam kegiatan kegiatan komunitas musik, dia juga ada dibalik lahirnya banyak karya di Lombok Timur.

Menjadi Sound Engineer, Director dan bahkan menjadi produser bagi beberapa nama yang dia produksi untuk mengekplore kemampuannya.
Bersama Pepadu Badjang, Gellen Martadinata semakin matang dalam proses penciptaan karya.

Pria yang susah bangun pagi tapi rajin bangun siang ini sudah merilis single solonya secara digital sebanyak 11 lagu. Bahkan beberapa lagunya cukup sering mampir di chart store digital negara tetangga.

Kabar gembira datang dari pria yang pernah bersekolah disumbawa ini.
Awal tahun 2020 dia akan berangkat ke Singapore untuk melakukan sesi rekaman untuk single terbarunya.

Sebuah lagu ciptaan Gellen yang diproduseri oleh seorang produser asal singapore yang bernama Amyr Abadawn dibawah naungan Voz Management ( Singapore ).

Solois yang cukup sering melakukan tour ini akan berkolaborasi dengan Eriy Ryzale, seorang penyanyi jebolan salah satu ajang pencarian bakat.

Dijadwalkan Gellen Martadinata akan berangkat ke Singapore tanggal 5 - 9 Januari 2020. Proses pengerjaan lagu tersebut dikerjakan oleh beberapa session player dari beberapa negara.

Untuk Penjaga gawang alias drumer akan diisi oleh Afiq ( singapore ), Gitar oleh Vanja Grastic & Miroslav Cvetković ( Serbia ), Violin oleh Maria Grigoryeva ( Russia ), Harpa oleh Mercedes Bralo Cisternas ( Argentina ) dan yang cukup menarik adalah sang produser Amyr Abadawn akan memasukan instrumen Erhu  dalam lagu tersebut.

Erhu merupakan alat musik gesek asal asia tengah yang biasa kita lihat dan dengar dalam film film mandarin. Yang akan memainkan Erhu dalam lagu tersebut adalah seorang pria asal hongkong yang bernama Hey Longman.

Menurut Gellen Martadinata, perjalanan kali ini ke singapore akan benar-benar memberi pengalaman baru dalam karir bermusiknya, harapan terbesarnya dari project ini adalah bisa mendapat pengalaman baru yang nantinya bisa dibagi untuk teman teman penggiat musik didaerah lombok timur ( khususnya ) untuk tetap semangat berkarya dan tak patah semangat, karna karya itu adalah investasi.


Akan seperti apa lagu terbaru Gellen Martadinata yang berjudul JIKA JODOH yang diproduseri oleh Produser Singapore tersebut.
Layak kita nantikan dan beri support untuk kelancarannya.


Sambil menunggu lagu terbaru tersebut,ada baiknya segera mampir ke store digital seperti Joox, Spotify, Itunes atau bisa mampir ke channel youtube Gellen Martadinata untuk berkenalan dengan karya karyanya yang telah dirilis.

Related Posts:

Malam Berburu Recehan, Anak Aikmel Ini Putus Sekolah Demi Membiayai Kelurganya

Aikmel. SK_Banyak anak harus bekerja karena alasan ekonomi,  mereka ada yang tetap  bersekolah ada pula yang tak bersekolah lagi.

Sebut saja Alpan (13 Tahun) ia harus bekerja semalaman sebagai juru parkir untuk membantu ekonomi keluarga di pasa umum Aikmel Kabupaten Lombok Timur.

Alpan bersama rekan seumuranya diketahui bernama Iwan. Setiap malam selepas magrib hingga pukul sebelas mereka memulai rutinitasnya  menjadi juru parkir.

Dari penuturan Alpan mereka mendapatkan lima puluh ribu itupun jika pengunjung ramai tapi kalau sepi terkadang hasilnya tak seberapa. Uang hasil dari tukang parkir ini ia berikan kepada orang tua.

"Uangnya saya berikan kepada orang tua,  kalau misalkan saya dapat lima puluh,  saya hanya mengambil sepuluh ribu untuk jajan sisanya saya berikan kepada orang tua" tutur Alpan (23/12/2019).

Alpan mengaku sudah tidak bersekolah lagi hanya sempat duduk dibangku kelas 1 SMP,  sementara temanya Iwan masih bersekolah sampai saat ini.

Saat ditanya kenapa berhenti sekolah Alpan enggan menjawab,  ia mengatakan lebih memilih menjadi tukang parkir untuk membantu orang tuanya yang saat ini hanya menjadi pedagang. (ci)

Related Posts:

Puskesmas Aikmel Komitmen Tangani Kasus Kematian Ibu dan Anak

https://youtu.be/GpeEuJ3bVw0
Kepala Puskesmas Aikmel Kabupaten Lombok Timur komitmen tangani kasus stunting dan gizi buruk. Hal ini disampaikan usai melaksanakan kegiatan lokakarya mini lintas sektoral, Rabu 18/12/2019 di Aula Lesehan Mae Cenggo Masbagik Lombok Timur NTB.

Upaya ini untuk menekan angka gizi buruk dan stunting. Selain itu pihak Puskesmas Aikmel juga terus mendorong gerakan bersama dalam menangani kasus kematian ibu dan anak.

Pada kegiatan mini loka karya tersebut salah satun langkah strategis, untuk menentukan arah kebijakan pembangunan kesehatan masyarakat yang lebih baik kedepannya.


Mawardi menambahkan dengan adanya kerjasama lintas sektoral, penanganan masalah kesehatan akan mudah ditangani ditingkat desa.

Kegiatan ini pula dirangkaikan dengan penanda tanganan komitmen lintas sektor dalam menangani stunting dan gizi buruk yang telah terdeteksi pada masyarakat.

Tim Speaker Kampung TV melaporkan.

Related Posts:

Rumah Labuan Pandan Terbakar, Dua Unit Motor dan Barang Berharga Tak Terselamatkan

Lombok Timur, SK - Kebakaran yang terjadi di Dusun Labuhan Pandan Tengak, Desa Labuhan Pandan, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, sekira pukul, 03.15, dini hari, Jum'at (13/12) mengakibatkan satu unit rumah milik Safwan ludes diamuk si jago merah.

Kebakaran yang terjadi pada dini hari itu tidak disadari pemilik rumah, karena pemilik rumah ketika itu tidak tidur di tempat. Dia tidur di rumah sebelah. Berhubung angin ketika itu tidak begitu kencang sehingga tidak merembet ke rumah lainnya.

Safwan bersama istri dan anaknya Ica Melia yang masih duduk dibangku kelas tiga (III) SDI AL-UMMAH, Desa Labuhan Pandan tersebut sedang tidur di RTG yang baru selesai dibangun.

Kebakaran itu disadari Safwan setelah mendengar dentuman keras dari dalam kamar tempat tidurnya. Kemudian Safwan bergegas membuka pintu dan melihat kobaran api sudah membakar atap rumahnya diikuti dentuman keras dari tabung gas yang ada di dapur.

Tidak ada yang bisa dilakukan karena kobaran api sudah membakar seluruh rumahnya. Diceritakan istrinya, suaminya sempat berlari masuk melalui pintu belakang untuk menyelamatkan motornya, tapi tidak berhasil karena saat itu stang motornya dalam keadaan terkunci. Sementara istrinya sedang sakit karena mengalami keguguran anak ketiganya.

"Saya sedang sakit karena baru keguguran sehingga kemarin kami pindah tempat tidur ke rumah bantuan pemerintah (RTG) milik anak saya. Tapi barang berharga seperti motor dan surat berharga lainnya ludes terbakar, tidak ada satupun barang bisa kami selamatkan kecuali yang melekat dibadan," terang Kamariah pada media ini.

Warga beramai-ramai keluar untuk menolong, tapi sayang sekali, mereka tidak bisa berbuat banyak, karena air yang akan digunakan untuk memadamkan api yang berkobar tersebut tidak ada. Sumur warga yang ada disekitar tidak dapat difungsikan karena mengalami kekeringan akibat kemarau panjang. Itulah yang menyebabkan warga tidak bisa membantu mengurangi kobaran si jago merah.

Sekira Subuh, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Basarnas Lombok Timur langsung datang untuk membantu memadamkan api tapi lagi-lagi api begitu cepat berkobar sehingga membakar seluruh isi rumah. Tim pemadam hanya bisa memadam titik api yang masih tersisa. Dugaan sementara, penyebab kebakaran disebabkan korsleting listrik.

Rumah panggung berukuran 6x8 meter yang dibangun secara mandiri pasca gempa setahun lalu berbahan kayu, dinding atau pagarnya menggunakan kalsibot serta atapnya memakai asbes. Oleh karenanya, ia berharap ada bantuan dari pemerintah untuk bisa membangun rumahnya kembali.

Untuk sementara korban mengalami kerugian harta benda berupa uang tunai Rp 5.700.000-, dua unit sepeda motor jenis Vario dan Revo, sertifikat tanah, KWH, surat keterangan ayahnya yang akan pergi menunaikan haji, dua unit lemari beserta seluruh isinya. (Ggar)

Related Posts:

Mengintip Wisata Surga di Aikmel Barat! Ada Air Terjun Hangat Dingin

Desa-desa di Lombok Timur menyimpan beribu keindahan yang seolah takkan habis dijelajahi. Gumi patuh karya ini memang punya sederet kepingan surga indah, menanti untuk ditemukan para pemburu keindahan alam. Salah satunya yang baru diketahui adalah wisata Kokoq Gatep. Bentangan sungai dengan karakter tebing tersembunyi ini punya pesona begitu luar biasa.

Bantaran Sungai Kokoq Gatep ini berada di Desa Aikmel Barat Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur-NTB. Lokasi ini handak disulap oleh pemerintah Desa setempat karena memiliki potensi yang tak kalah dengan wisata lainya.

Hasil penelusuran pihak pemerintah Desa Aikmel Barat pada Rabu 12/12/2019 obyek wisata ini memiliki spot yang cukup banyak. Aliran sungai untuk rever tubing, air terjun dua rasa ada yang dingin dan ada air hangat, kolam anak, spot tebing dan spot gua menambah kealamian lokasi itu.

Melihat potensi yang ada, pihak pemerintahan Desa Aikmel Barat berkomitmen untuk mengelola objek wisata berbasis desa. Dengan mendorong unit usaha BUMDes dan kelompok sadara wisata atau Pokdarwis dalam pengelolaannya.

Hal ini disampaikan Kepala Desa Aikmel Barat Mulyadi mengatakan bahwa pihaknya akan serius menata lokasi yang ada ini.

"Tahun anggaran 2020 ini kita akan bangun obyek wisata Kokoq Gatep, sebab ada banyak potensi dan lokasi ini sangat strategis dalam pengembangan wisata" Jelasnya pada Rabu 12/12/2019.

Related Posts:

Seorang Bayi Diketahui Gizi Buruk di Lombok Timur

Lombok Timur, SK - Penyakit gizi buruk masih  ditemukan di beberapa tempat. Meskipun pemerintah melalui dinas kesehatan seperti Puskesmas, didorong untuk terus memberikan pelayanan maksimal kepada warga melalui posyandu dengan memberikan makanan tambahan untuk pencegahan gizi buruk dan stunting.

Dinas kesehatan terus berupaya membantu masyarakat mengurangi gejala gizi buruk pada anak dengan memberikan makanan tambahan kepada bumil dan balita melalui kader posyandu di setiap desa.

Tujuannya supaya tidak ditemukannya lagi anak yang menderita penyakit kekurangan gizi atau gizi buruk menahun (kronis) seperti yang dialami Muhammad Saleh (2 tahun) alamat Dusun Barito,Desa Sambelia, kecamatan Sambelia, Lombok Timur.

MS panggilan Saleh, kelahiran 18 Juli 2017 putra pasangan Amaq Yul dan Rukiah, menderita gizi buruk terhitung sejak 2 Januari 2019, menurut ibunya, Saleh menderita penyakit kekurangan gizi katanya pasca terjadinya gempa setahun yang lalu. Hingga kini penyakit anaknya itu belum bisa diatasi. Meskipun orang tuanya sudah berupaya melakukan pengobatan secara medis dengan fisioterapi dibantu petugas kesehatan dari puskesmas maupun secara alternatif.

Merespon kejadian itu, camat Sambelia, Zaitul Akmal didampingi istrinya sekaligus ketua PKK Kecamatan dan Kapolsek Sambelia, Iptu. Ahmad Yani, pada (8/12) langsung turun berkunjung ke rumah korban, kemudian membawanya ke Puskesmas terdekat untuk menerima perawatan secara intensif.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis ternyata, MS bukan saja menderita kekurangan gizi tapi dia juga dinyatakan menderita penyakit pneumonia atau biasa disebut radang paru-paru, epilepsi dan Down Syndrome. Sehingga pihak puskesmas mengarahkannya untuk segera dirujuk ke RSUD DR Soedjono, Selong, agar penyakitnya bisa segera diatasi.

Lagi-lagi karena alasan jauh dan tidak bisa menunggu anaknya untuk rawat inap di RSUD sehingga Amaq Yul meminta kepada petugas untuk merawatnya di Puskesmas saja.

"Terimakasih atas kepedulian pemerintah pada anak saya, tapi saya minta anak saya dirawat di Puskesmas saja apapun resikonya setelah dirawat biar saya yang tanggung, tidak ada juga yang bisa bantu saya untuk jaga rawat inap di rumah sakit," terang Amaq Yul yang kesehariannya bekerja sebagai tukang pandai besi.

Sehingga perawat sekaligus petugas gizi, Nurlaela yang mendampingi anak tersebut sejak dia menderita penyakit gizi buruk akan berupaya semaksimal mungkin membantu perawatannya di puskesmas.

Selama dia dirawat di puskesmas katanya dia akan membuatkan susu atau makanan formula untuk membantu asupan gizi pada si anak.

"Sekarang saya akan buatkan dia bubur formula sebagai makanan tambahannya selama dia dirawat, mudahan bisa kami atasi," harapnya. (Ggar)

Related Posts:

Tingginya Angka Kematian Ibu dan Anak, Kecamatan Aikmel Gelar Loka Karya Pelembagaan ACSIA

Lombok Timur.SK_Pemerintah Kecamatan Aikmel gelar Lokakarya Pelembagaan Aksi Cepat Sayang Ibu dan Anak (ACSIA) di Kecamatan dan Desa di Kabupaten Lombok Timur.

Kegiatan tersebut atas kerjasama Pemerintah Kabupaten Lombok Timur bersama dengan Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK). Berlangsung di Aula Lesehan Sekar Asri Sekarteja Selong Lombok Timur, Rabu 4/12/2019.

Menurut keterangan Camat Aikmel Hadi Fathurahman bahwa intervensi kesehatan khusunya terkait dengan ACSIA perlu ada kerja bersama dalam penanganan.

Selain itu, sesuai dengan agenda hari inj, diharapakan ada hasil berupa terbentuknya tim ACSIA  secara struktural di kecamatan dan di tingkat desa.

Senada juga disampaikan Distrik Fasilitator Kompak Kabupaten Lombok Timur Nanik Motehiyah berharap akan terbentuknya tim ACSIA di tingkat Kecamatan dan Aikmel dan di tingkat desa. Khsusunya tiga desa yang saat ini sebagai desa percontohan pelembagaan ACSIA, yakni Desa Kalijaga Timur, Toya dan Kembang Kerang.

Related Posts:

LAKSa: Satu Kebaikan Berimu Seribu Manfaat

Lombok Timur, SK- Lestari Alam Kehidupan Sambelia, disingkat LAKSa adalah, sebuah komunitas yang konsen bergerak di bidang penghijauan lahan akibat penebangan hutan secara liar oleh sekelompok masyarakat sehingga berdampak pada menurunnya debit air yang mengalir dari hutan Sambelia.

LAKSa yang didirikan sejak tiga tahun lalu oleh tokoh masyarakat dan sekelompok pemuda ini, dulunya bernama Komunitas Lingkungan Hutan Kemasyarakatan (KLHK) Sambelia.

Seiring waktu berlalu, dengan berbagai macam masukan serta pertimbangan dari anggota komunitas, kemudian nama KLHK diubah menjadi LAKSa.

Meskipun sempat berganti nama, namun anggota komunitas LAKSa yang awal berdirinya diinisiasi oleh Ahmad Yani (sekarang Kapolsek Sambelia-red) bersama pemuda Sambelia lainnya, kini semakin agresif melakukan bakti sosial seperti melakukan pembersihan Tempat Pemakaman Umum (TPU) dengan penyemprotan pada rumput atau ilalang yang ada di semua TPU se-Desa Sambelia agar para peziarah merasa nyaman ketika hendak  berziarah ke makam keluarganya.

Bukan hanya itu, LAKSa juga membantu meringankan tugas dinas kesehatan dengan melakukan penyemprotan DBD ke rumah-rumah warga agar warga tidak terserang penyakit demam berdarah atau dengue akibat gigitan nyamuk.

Selain bakti sosial yang disebutkan diatas, LAKSa lebih mengedepankan upaya untuk melindungi hutan agar tetap lestari. Mereka secara berkelompok atau bersama-sama pemuda lainnya, melakukan penghijauan kembali lahan yang sudah gundul. Bersama pemerintah Desa Sambelia, mensosialisasikan kepada masyarakat bagaimana kita menjaga hutan kehidupan untuk generasi penerus yang akan datang.

Apalagi sekarang, pemerintah daerah dan provinsi sedang gencar-gencarnya mengajak seluruh pemerintah desa dan masyarakat untuk melakukan program ekowisata di setiap desa. Tujuannya adalah agar masyarakat sadar bahwa dengan dimunculkannya ekowisata maka, desa tersebut akan menjadi terkenal serta dikunjungi banyak wisatawan.

Dengan dimunculkannya ekowisata di setiap desa dengan memanfaatkan potensi desa, maka akan bisa menjadi nilai jual dan pada akhirnya pengangguran bisa diserap serta desa juga bisa memperoleh asas manfaat serta membantu menambah Pendapatan Asli Desa (PADes).

"Jangan kita hanya mengambil manfaat dari hutan itu, tapi apa yang bisa kita berikan pada hutan untuk kepentingan anak cucu kita kedepan," kata Ustadz Humaeni.

Dengan adanya komunitas LAKSa ini, pemerintah desa merasa terbantu. Sejak tiga tahun lalu, mereka sudah menanam ratusan bibit nangka di sepanjang aliran sungai DAM Sambelia, namun kadang tidak semuanya bisa tumbuh dan berkembang karena masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga tanaman tersebut. Bahkan menurut anggota LAKSa Ustadz Fathoni dan Burhan, sudah banyak bibit nangka itu rusak bahkan mati karena diinjak kerbau.

Pada acara musyawarah yang berlangsung di rumah Kades Sambelia di hadiri Kadus, toga, toma, pemuda serta komunitas LAKSa, pada, Sabtu malam (30/11) menyepakati beberapa point, diantaranya adalah:

1. Meminta kepada petani ladang agar memberikan support kepada Laksa baik berbentuk fisik maupun materil.
2. Petani Ladang harus turut serta melakukan penghijuan kembali dengan membantu LAKSa lakukan penanaman bibit yang sudah disiapkan.
3. Peternak Kerbau diingatkan untuk menjaga kerbaunya agar tidak melewati/menginjak tanaman yang sudah ditanam.
4. Pemerintah Desa akan membuat PerDes tentang point (3).
5. Masyarakat tidak diperbolehkan membuang sampah di sepanjang aliran sungai.

Lebih lanjut, Subandi mengatakan, bahwa menjaga kelestarian hutan adalah tanggung jawab kita bersama sebab, hutan adalah sumber kehidupan kita. Petani jika ingin mengairi sawahnya atau tanamannya, tentu air dari hutan.

Kemudian, keberadaan komunitas Laksa menurut Subandi adalah murni untuk sosial. "Jadi, tidak ada tendensi politik di dalamnya, ini murni kerja sosial," terang Subandi.

Oleh sebab itu, pemerintah desa pada waktu dekat ini berencana akan menjadikan Desa Sambelia menjadi Desa Wisata dan DAM Sambelia sebagai Ikonnya. Dengan mengedepankan asas musyawarah mufakat bersama BPD dan unsur masyarakat lainnya. (Ggar)

Related Posts:

Bupati Lotim Bantu Korban Angin Puting Beliung

Lombok Timur, SK - Tiupan angin puting beliung yang terjadi, pada, Jum'at (29/11) sekira pukul 14.30 WITA merusak tiga rumah warga yang berada di Dusun Purwakarta dan juga Transad, Desa Padak Guar, Kecamatan Sambelia,Lombok Timur.

Tiga rumah warga tersebut adalah, I Made Parta dan I Wayan Ane, alamat Dusun Transad dan satu lagi berada di Dusun Purwakarya rumah milik Mustafa.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, angin puting beliung itu berlangsung sekitar 15 menit dan menghilang setelah mengarah ke laut. Beruntung tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya atap rumah warga saja yang diterbangkan angin. Demikian keterangan disampaikan Mustafa ketika jurnalis Speaker Kampung bersama camat Sambelia meninjau rumahnya.

Menindaklanjuti kejadian itu, camat sambelia, Zaitul Akmal, didampingi BPBD Lombok Timur, Babinsa Padak Guar, Solihin serta tim Pramuka SMAN 01 Sambelia pimpinan Lalu.Salman, langsung turun ke TKP untuk meninjau kondisi warga sekaligus membantu membersihkan puing-puing bangunan yang berserakan diterbangkan angin.

Kemudian tidak berselang lama Bupati Lombok Timur, H.M. Sukiman Azmy melalui BPBD didampingi camat Sambelia menyerahkan bantuan berupa terpal, selimut, tikar kepada tiga warga yang terdampak bencana. Bantuan berupa  beras juga datang dari dinas sosial Lombok Timur. (Ggar)

Related Posts:

Desa ini Latih Kelompok Perempuan Menganyam

Aikmel. SK_Pelatihan dan pengembangan SDM atau Sumber Daya Manusia adalah hal yang sangat penting untuk Pemberdayaan dan Pembinaan  Masyarakat

Kegiatan pelatihan Kerajinan Pembuatan Piring Dari Lidi ini merupakan Salah satu upaya Pemerintah Desa Toya dalam Mengembangkan SDM yang memiliki tujuan yang direalisasikan dalam rangkaian kegiatan terstruktur yang sistematis.

Tujuan serta manfaat pelatihan dan pengembangan SDM ini berguna untuk meningkatkan keahlian/skill Masyarakat yang berkaitan dengan pekerjaan agar kualitas performa mereka meningkat sehingga memberikan manfaat bagi kemajuan masyarakat itu sendiri

 Selain itu juga agar mereka kompeten menghadapi situasi-situasi tertentu yang bisa terjadi dalam dunia kerja.

Ada proses yang dibutuhkan sebelum pelatihan ini dilakukan, Langkah awalnya yaitu melakukan analisis kebutuhan atau yang dikenal dengan need assessment, seperti analisis Kelompok UMKM, analisis pekerjaan, dan analisis pribadi.

Dengan kata lain, program pelatihan ini sangat erat kaitannya dengan upaya tersistematis, terstruktur dan bertujuan yang diselenggarakan untuk mencapai penguasaan skill dan kemampuan, pengetahuan seputar bidang pekerjaan yang digeluti, dan softskills yg dimiliki oleh masyarakat


Oleh karena itu dengan bangga kami menyatakan bahwa penyelenggara yang kami jadikan partner merupakan penyelenggara pelatihan yang berkualitas, baik dari segi bobot materi maupun tenaga pengajar yang memang ahli di bidangnya dan bersertifikasi atas nama
Bpk. Majerun &
Ibu. Sapurah     dengan alamat Lendang Nangka Kec.Masbagiq.

Dengan Jumlah Peserta 35 Orang selama dua Hari
Kamis Tgl 28 -29 November 2019 yg bertempat di aula Kantor Desa Toya Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur.

Penulis: Musyaddad

Related Posts:

Tidak Hanya Infrastruktur, Dana Desa Aikmel Timur Diprioritaskan Untuk Disabilitas

Aikmel. SK_Peruntukan Anggaran Dana Desa di Desa Aikmel Timur, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur tidak saja dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur, tetapi anggarannya juga dipergunakan untuk bantuan sosial seperti pemberian kursi roda, pemberian biaya pengobatan, pemberian alat kerja kepada penyandang Disabilitas dan pemberian beasiswa bagi disabilitas.

Sekretariat Desa Aikmel Timur Zulkifli saat dikonfirmasi jurnalis warga menjelaskan, bahwa pemberian fasilitas dan bantuan itu sesuai dengan kebutuhan disabilitas.


“pemberian bantuan bagi disabilitas ini berasal dari dana desa, sesuai kebutuhan warga,” jelas Zulkifli, Kamis (28/11/2019).

Bantuan sosial bagi masyarakat marjinal ini berjumlah 25 orang yang berasal dari Dusun Cepak Timur, Dasan Bagik Timur, dan Dasan Bagik Barat Desa Aikmel Timur.

Adapun untuk bantuan disabilitas pada tahun ini berjumlah Rp 12.070.000 yang diperuntukkan untuk pembelian kursi roda, pemberian biaya pengobatan, pemberian beasiswa bagi disabilitas dan pemberian alat kerja bagi disabilitas.

Related Posts:

Informasi dan Konseling Remaja Ada di SMK Gunung Rinjani Lombok

Lombok Timur – SMK Gunung Rinjani Lombok, menyelenggarakan acara Lounching dan pembekalan organisasi Intra Sekolah yaitu PIK-R.
Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Rabu 27 November 2019,  di SMK Gunung Rinjani Lombok. Acra tersebut dihadiri oleh BKKBN, Duta Genre dan semua civitas akademika SMK Gunung Rinjani Lombok,
Dalam sambutan Kepala Sekolah SMK Gunung Rinjani Lombok, Karomi, S. Pdm, M. Pd,  ditengah perubahan zaman yang begitu cepat ini dalam rangka menangani pergaulan bebas dan kenakalan remaja, maka SMK Gunung Rinjani Lombok, membentuk organisasi intra sekolah yaitu Pusat Informasi dan Konseling Remaja.

PIK-R, sebagai pusat Informasi dan Konseling Remaja SMK Gunung Rinjani Lombok, karena masa remaja adalah  merupakan masa peralihan dari anak-anak ke masa dewasa. Kehidupan remaja merupakan kehidupan yang sangat menentukan bagi kehidupan masa depan mereka selanjutnya. 

Masa remaja seperti ini oleh Bank Dunia disebut sebagai masa transisi kehidupan remaja. Transisi kehidupan remaja oleh Bank Dunia dibagi menjadi 5 hal (Youth Five Life Transitions). 

Transisi kehidupan yang dimaksud menurut Progress Report World Bank adalah: Melanjutkan sekolah (continue learning),  Mencari pekerjaan (start working), Memulai kehidupan berkeluarga (form families), Menjadi anggota masyarakat (exercise citizenship), Mempraktekkan hidup sehat (practice healthy life).

Jw

Related Posts:

Kepala SMK Gunung Rinjani: Tanpa Guru Mustahil ada Kemajuan

Lombok Timur.SK_ Hari Guru di Indonesia ditetapkan melalui Keputusan Presiden No 78 Tahun 1994. Keppres ini menetapkan berdirinya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sekaligus sebagai Hari Guru Nasional yang bertujuan untuk menunjukkan penghargaan terhadap guru.

Berbagai macam cara memperingati hari guru di Indonesia yang jatuh pada tanggal 25 November 2019, ada yang memperingati dengan membagikan bunga kepada guru, ada yang mengirimkan ucapan, ada juga yang mengirim puisi lewat media sosial.

Begitu juga dengan salah satu SMK yang ada dilombok timur yaitu SMK Gunung Rinjani yang berlokasi di jalan Raya Lb. Lombok Km. 50 Desa Gapuk Kecamatan Suralaga menggelar Apel Upacara untuk memperingati Hari Guru dilapangan Sekolah.

Apel Upacara yang diikuti oleh ratusan Siswa dan Guru ini berjalan dengan penuh khidmat dan rapi dengan balutan seragam hitam putih yang dikenakan oleh petugas Apel.

Kepala sekolah SMK Gunung Rinjani Lombok atau yang dikenal dengan SMK GRL Bapak Karomi S. Pd, M. Pd,  yang bertugas sebagai Pembina Upacara dalam amanatnya mengungkapkan.

"Apel yang kita gelar hari ini harus terus dilaksanakan untuk Mengingat dan memaknai hari guru nasional yang merupakan moment sakral untuk mengenang dan menghargai perjuangan dan dedikasi para Guru yang telah banyak memberikan sumbangsih ilmu pengetahuan.

Guru adalah Pelita di gelpanya malam, Guru adalah matahari yang memberi cahaya pada semesta, guru adalah kesejukan yang menyejukan alam raya, tanpa bapak dan ibu Guru Mustahil kemajuan hari ini ada.

Ia juga berpesan kepada para siswa  untuk terus belajar dan memanfaatkan kesempatan hari ini, karna tidak semua orang punya kesempatan belajar dan mendapat bekal untuk menantang segala gelombang yang menghadang dikemudian hari. Salah satu cara terbaik untuk mewujudkan hal itu ialah dengan bersungguh sungguh dalam belajar dan tetap memberikan penghargaan kepada Guru.

Selsai Apel, acara dilanjutkan dengan pemotongan Tumpeng dan pembacaan Puisi sebagai Persembahan para siswa kepada gurunya, dan yang paling mengesankan ialah saat siswa memberikan bunga dan suapan potongan tumpeng sebagai ucapan terimakasih.

Related Posts:

DPC SPMI Lotim Minta Nama BIL Diganti?

Lombok Timur, SK - Dewan Pimpinan Cabang, Serikat Pekerja Migrant Indonesia (DPC-SPMI) Kabupaten Lombok Timur, Abdurrahman, meminta kepada pemerintah terkait untuk menindaklanjuti surat Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) DR. Zulkieflimansyah Nomor 550/375/Dishub/2019 tertanggal 5 November 2019, untuk segera merubah nama Bandara Internasional Lombok (BIL) menjadi Bandara Zainuddin Abdul Madjid International Airport (ZAMIA).

Perubahan nama ini juga sudah tertuang sebelumnya lewat surat Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 1421 Tahun 2018 tentang perubahan nama BIL menjadi ZAMIA yang berada di Lombok Tengah, NTB.

Untuk melaksanakan keputusan tersebut, melalui suratnya, Gubernur meminta kepada DPRD Provinsi NTB untuk segera merekomendasikan keputusan  menteri perhubungan dengan memerintahkan pihak maskapai agar melakukan announcement dengan menyebut bandara ZAMIA. Kemudian memerintahkan kepada PT. Angkasa Pura 1 untuk memasang papan nama Bandara ZAMIA di lingkungan bandara.

Ditegaskan lagi oleh Abdurrahman, SK yang sudah dikeluarkan oleh petinggi negara katanya harus segera direfleksikan. Dan, ia meminta kepada Bupati Lombok Tengah, HM. Suhaili FT, sedikit memahami surat gubernur sebagai atasannya dan menerima perubahan nama itu.

"Jangan kita biarkan terapung atau mengambang. Pemerintah harus reflek dalam hal ini terutama Gubernur, harus betul-betul serius mengawal perintah presiden," Demikian pernyataan disampaikan Abdurrahman panggilan Rahman pada Jurnalis Speaker Kampung, Ahad (17/11/2019)

Lebih lanjut, kata Rahman, jika masalah ini terus dibiarkan maka dia khawatir hal ini akan menjadi polemik serta menjadi perbincangan di masyarakat luar terutama kalangan Aktivis dan Ormas.

"Intinya, saya berharap kepada gubernur untuk tidak membiarkan permasalahan itu terus berkembang sehingga bisa menimbulkan keresahan masyarakat," tegasnya.

Lebih jauh Rahman mengatakan, sangat menyayangkan pernyataan yang dikeluarkan ketua GP Ansor Lombok Tengah, Wahyu Satriadi. Menurut Rahman, Wahyu sangat mengkritisi perubahan nama Bandara tersebut. Kemudian, Rahman meminta kepada GP Ansor untuk lebih memahami dan mendalami perubahan nama itu, tidak kemudian asal ceplos berbicara sehingga menimbulkan pertanyaan publik.

Untuk diketahui, penganugerahan gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo (Jokowi) kepada pendiri organisasi terbesar di NTB, tertuang dengan Nomor 115/TK/2017 tentang penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada TGH.Zainuddin Abdul Madjid. (Ggar)

Related Posts:

FKIP UGR : Ikuti Seminar Program Kreatifitas Mahasiswa

Kamis, 14 November 2019 Mahasiswa Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Gunung Rinjani ( FKIP UGR) yang terdiri dari dua program study yaitu prodi bahasa inggris dan prodi akuntansi mengikuti program PKM (Program kreatifitas Mahasiswa).

Acara yang difasilitasi oleh Dr. Gunawan M. Pd yang merupakan Reviewer Kemenristek Dikti digelar di ruang Rapat LPPM UNW Mataram yang berlokasi dijalan kaktus no.1-3, gomong kecamatan Mataram berlangsung dari jam 08.00 Wita dihadiri oleh ratusan Mahasiswa dari perguruan tinggi yang ada di Nusa Tenggara barat.

Acara yang bertujuan untuk mempersiapkan Mahasiswa dalam pengusulan PKM (Program Kreatifitas Mahasiswa) dilima bidang, diantaranya  PKM Penelitian, PKM Kewirusahaan, PKM pengabdian Kepada Masyarakat, PKM  Penerapan Teknologi dan PKM Penulisan Ilmiah.

Dalam proses seminar, Mahasiswa dibimbing untuk membuat proposal dengan baik, sehingga nantinya  proposal  bisa lolos atau diterima oleh MENRISTEKDIKTI sesuai dengan Kreatifitas dan usulan yang dibuat Mahasiswa.

Bapak Majid Junaidi  M.Pd sebagai Pembimbing mengungkapkan,  Mahasiswa Universitas Gunung Rinjani mempunyai banyak kreatifitas yang masih belum bisa di wadahi dan di apresiasi secara material, sehingga dengan mengikuti Seminar ini Saya berharap Mahasiswa Kreatif dalam membuat proposal dan membangun jaringan, yang nantinya akan berdampak pada pengembangan Kreatifitas yang di kerjakan oleh Mahasiswa.

Penulis: Nendi

Related Posts:

Kepala Puskesmas Karang Baru : Epe Sehat Kami Bahagia!

Wanasaba, SK - Untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Puskesmas Karang Baru, Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur, mengangkat  motto "Epe Sehat Kami Bahagia"

Kapus Karang Baru Lalu Saprudin mengatakan, pada prinsipnya, motto "Epe Sehat Kami Bahagia" bertujuan agar para petugas kesehatan di Puskesmas Karang Baru yang dipimpinnya mengajak semua stafnya bagaimana memberikan pelayanan yang baik kepada pasien agar senantiasa senyum ketika melayani sehingga tercipta suasana bahagia   antara pemberi dan penerima layanan.

"Prinsip dari epe sehat kami bahagia ini adalah menuntut setiap pelayan kesehatan disini itu membahagiakan orang yang dilayani, bukan hanya senyum" katanya  pada jurnalis warga diruang kerjanya, Rabu (6/11).

Bukan hanya kualitas pelayanan saja yang yang akan ditingkatkan, tapi fasilitas penunjang lainnya terutama ketersediaan air bersih dan juga penataan ruang puskesmas penting jadi perhatian. 

Hal ini bertujuan supaya puskesmas tidak terkesan kumuh, sehingga dengan demikian, masyarakat yang berkunjung ke puskesmas merasa aman dan nyaman.

Untuk membangun pasilitas kesehatan seperti Puskesmas, katanya, pemerintah  tidak bisa bekerja sendiri, namun harus senantiasa bersinergi dengan tokoh masyarakat, pemerintah desa serta lintas sektoral. Sehingga segala program pemerintah dalam hal  memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas bisa terwujud. (Ci)

Related Posts:

Gempar UGR KKN Dini di Tiga Kecamatan

Lombok timur.SK_Pengenalan lingkungan gerakan Mahasiswa  Pencinta Alam Rinjani Universitas Gunung Rinjani  (GEMPAR UGR Lotim) yang merupakan pra syarat untuk menuju Pendidikan dan latihan dasar  mulai dikemas dengan konsep baru yang dilaksanakan pada tanggal 9-10 November 2019.

Layaknya KKN yang dilaksanakan oleh Semster akhir menjelang Skripsi,  mereka di bagi menjadi tiga kelompok dimana satu kelompok terdiri dari 12 anggota  dan ditempatkan di tiga desa yang berada di tiga kecamatan yang berbeda.

Desa Otak Rarangan Kecamatan Wanasaba, Desa Anjani Kecamatan Suralaga dan Desa Masbagik Utara baru Kecamatan Masbagik, terpilih menjadi objek pengenalan lingkungan tahun ini.

Dalam proses pengenalan lingkungan calon anggota mengunjungi Kepala Desa, BPD Desa, Ketua Remaja Masjid,  mengadakan Ngobrol Pintar Dengan Pemuda, observasi lingkungan sekitar, dan pembagian santunanan untuk Masyarakat Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial yang berada di desa setempat.

Bukan hanya itu calon anggota juga bertugas untuk mengisi kuesioner yang sudah disiapkan panitia sebagai bahan laporan. Diantara hal yang harus mereka isi ialah, profil desa, keadaan sosial politik dan budaya Desa, progres perkembangan Organisasi Pemuda, jumlah organisasi yang berkembang didesa, dan program desa yang terkait dengan pemberdayaan masyarakat dan pemuda.

Adapun tujuan diadakannya pengenalan lingkungan DIKLATSAR yang Ke XVIII dengan konsep KKN 1x24 jam ialah untuk memasyarakatkan organisasi dan mengorganisasikan masyarakat dan untuk melatih kepekaan sosial calon anggota dalam bidang sosial dan lingkungan.

Sehingga apa yang mereka dapatkan ketika Pengenalan Lingkungan nantinya menjadi bekal untuk memulai suatu gerakan yang dimulai dari Desa mereka masing masing juga untuk mengkrucutkan cita cita GEMPAR untuk membantu indonesia mencerdaskan anak bangsa.

Related Posts:

PHBI Masjid Al-Amin Sambelia Santuni Anak Yatim

Sambelia, SK - Peringatan Maulid Nabi Muhammad, SAW, 12 Rabiul Awal 1441 H, bertepatan dengan 9 November 2019, yang digelar oleh Panitia Hari Besar islam (PHBI) Masjid Al-Amin, Desa Sambelia, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur menyantuni 63 anak yatim se-Desa Sambelia.

Santunan itu diserahkan langsung oleh camat Sambelia, Drs. Zaitul Akmal bersama Kapolsek Sambelia, Iptu Ahmad Yani dan juga anggota DPRD Kabupaten Lombok Timur, Marianah, secara simbolik diwakili oleh beberapa orang anak yatim.

Ketua PHBI Ustadz Fathoni, QH,SHI dalam sambutannya menjelaskan, santunan yang diberikan kepada 63 anak yatim tersebut, bersumber  dari sumbangan masyarakat setempat. Masing-masing anak yatim katanya mendapat santunan sebanyak 50 ribu rupiah.

"Dari 63 anak yatim tersebut, Alhamdulillah panitia bisa memberikan santunan 50 ribu rupiah per orang," jelas Fathoni ketika menyampaikan laporan pertanggung jawaban panitia.

Sehari sebelum acara puncak maulid Nabi tersebut, panitia mengadakan khitanan massal yang diikuti oleh 16 orang anak dari empat kekadusan di Desa Sambelia.

Pada kesempatan itu, tidak lupa, Fathoni menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat menyukseskan perayaan Maulid Nabi Muhamad, SAW 1441 Hijeriyah.

Jika ada kekurangan pada perayaan tahun ini dia berjanji akan menyempurnakannya pada tahun mendatang. Oleh karenanya, Ia mengharapkan dukungan dari pemerintah desa, pengurus masjid serta tokoh agama agar perayaan hari besar pada tahun mendatang bisa lebih baik lagi.

Camat Sambelia, Zaitul Akmal pada sambutannya mengajak kepada pemerintah desa agar program Bank sampah yang digalakkan pemerintah provinsi bisa diprogramkan juga oleh pemerintah desa. Hal ini katanya, bertujuan untuk membantu meningkatkan perekonomian warga dengan memanfaatkan sampah plastik agar memiliki nilai jual.

Begitu pula camat mengajak keterlibatan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Sambelia, untuk turut mensosialisasikan program pemerintah tersebut.

Kemudian bagi warga kategori miskin, namanya  belum masuk pada basis data terpadu, dia mengingatkan pemdes untuk mendata nama warga supaya bisa mendapat Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Selain itu, camat menegaskan, bagi warga yang sudah melakukan perekaman e-KTP, namun hingga kini belum menerima KTP akibat kelangkaan blangko, camat  menghimbau kepada warga untuk membuat Surat keterangan pengganti KTP (suket) di kantor camat.

Pada kesempatan itu, Zaitul Akmal, mengingatkan kepada semua pemdes untuk segera mensosialisasikan warganya terdampak gempa yang akan mendapat bantuan stimulan rumah kategori Rusak Sedang (RS) dan Rusak Ringan (RR). Mereka diminta untuk segera membentuk pokmas agar rumahnya yang rusak segera bisa direnovasi.

Anggota DPRD Kabupaten Lotim, Marianah, mengajak kepada pemuda untuk bisa berinovasi mengangkat program berbasis pariwisata.

Sedang penghulu Sambelia, Ustadz Muhammad Zaini, pada kesempatan yang sama menyampaikan batas umur laki-laki dan perempuan melangsungkan pernikahan sesuai peraturan pemerintah pasal 7 ayat (1) UU Nomor 16 Tahun 2019, berbunyi, "Perkawinan hanya diizinkan apabila pria dan wanita sudah mencapai umur 19 (sembilan belas) tahun.  baik calon mempelai laki maupun wanita minimal harus berumur 19 Tahun baru boleh menikah. Jika di bawah itu, maka dia harus melalui putusan pengadilan.

Aturan baru ini bertujuan untuk mencegah terjadinya anak putus sekolah serta mengurangi angka kawin pada usia dini. Menurut Zaini, kawin pada usia muda kadang juga bisa mengakibatkan terjadinya stunting pada anak yang dilahirkan (Ggar)

Related Posts:

Maulid Bleq Peninggalan Raja Selaparang

Ketangga SK_Maulid beleq, merupakan Maulid besar yang di laksanakan tepat pada hari kelahiran Nabi Muhammad Saw, 12 rabi'ul awal Hijriyah. Kali ini maulid besar di laksanakan oleh masyarakat gubuk Batu Miong, Dusun Montonggedeng, Desa Ketangga, Kecamatan Suela, Lombok Timur, Ntb.9/11/19

Dalam prosesi maulid besar kali ini berbeda dengan maulid yang biasa di lakukan, dalam maulid besar, adanya Perja dan Ancak suci.

Seperti keterangan Aenuddin, Spd. Selaku ketua panitia dan tokoh adat, ia menceritakan perbedaan maulid besar, maulid besar merupaka maulid yang di laksanakan tepat pada kelahiran nabi, tanggal 12 Rabi'ul Awal hijriyah. Pada maulid besar ada Ancak Suci dan Peraja.

Ancak Suci ini terbuat dari, Tebu, Bambu, Daun nao dan pelepah pisang. Ancak ini bermakna menjadi piring untuk makanan Nabi yang sangat suci.

"Kalau Peraja itu bermaknakan Nabi yang kulitnya putih kuning dan tidak ada dosa, peraja ini di perankan oleh anak kecil laki dan perempuan yang masih berumur 5 tahun".

Ia juga menerangkan, dalam prosesi maulid besar ini, tradisi-tradisi itu dimaknakan dengan kehidupan nabi yang dulu. Dalam tradisi ini semua tokoh agama, tokoh adat dan pemerintah di libatkan untuk membuat Ancak Suci dan mencicipi makanan yang sudah di tempat kan di Ancak suci, setelah itu ancak tersebut di buang ke sungai tambahnya.

Rozi Anwar

Related Posts:

Persyaratan Pengurusan Kartu Keluarga (KK)

Berikut persyaratan mengurus Kartu Keluarga (KK). Kartu keluarga adalah Kartu yang memuat data Kepala keluarga dan semua anggota keluarga. Persyaratan:
• Surat pengantar dari Kepala Lingkungan
• Kartu keluarga Asli yang lama atau Surat Ijin Menetap yang habis masa berlakunya
• Fotocopy Akta Perkawinan
• Fotocopy Akta Perceraian
• Fotocopy Akta Kelahiran
• Fotocopy Akta Pengangkatan Anak bagi Anak Angkat
• Fotocopy Surat  Ganti Nama (WNI) Turunan Asing
• Surat keterangan pendaftaran penduduk tetap (SKPPT) bagi penduduk WNA
• Surat keterangan tempat tinggal bagi WNA
• Mengisi formulir permohonan KK model FS.01 dan formulir bio data model FS.02 untuk bio data semua anggota keluarga
Point 3 s/ d 7 masing-masing dilegalisir. Berlaku sepanjang tidak ada perubahan (mutasi)
PERSYARATAN PEMBUATAN KARTU KELUARGA (KK)
Kartu Keluarga Baru
• Permohonan pembuatan KK (berkas F1.06)
• Surat pengantar dari desa/kelurahan
• Mengisi formulir (berkas F1.01)
• Fotocopy akte kelahiran anggota keluarga
Penggantian Kartu Keluarga
• Permohonan pembuatan KK (Berkas F1.06)
• Surat pengantar dari desa/kelurahan
• KK yang lama
Proses pembuatan kartu keluarga
• Petugas menerima nerkas pemohon
• Verifikasi/ validasi data pemohon
• Pemotretan pada pemohon
• Entry data ke dalam program SIAK
• Printing KK
• Penandatangan KK oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Perubahan KK karena penambahan anggota keluarga dalam KK bagi penduduk yang mengalami kelahiran
• KK lama
• Kutipan Akta Kelahiran
Perubahan KK karena penambahan anggota keluarga untuk menumpang ke dalam KK bagi penduduk WNI
• KK lama, dan
• KK yang akan ditumpangi
• SKP/SKPD bagi penduduk yang pindah dalam wilayah NKRI,dan / atau
• SKDLN bagi WNI yang datang dari LN karena pindah
Penerbitan KK karena hilang atau rusak bagi penduduk WNI dan OA yang memiliki Izin Tinggal Tetap
• Surat keterangan kehilangan dari kepala desa/lurah

PEMECAHAN DAN PEMBUATAN KK BARU
Jika sudah mengelola rumah tangga sendiri disarankan untuk memiliki KK sendiri dan tidak ikut dengan orang tua, istilah ini disebut dengan pemecahan KK, Pemecahan ini dilakukan dengan cara mencoret/menghapus anggota keluarga yang akan masuk ke KK baru (dalam hal ini seorang istri), kemudian membuat KK baru untuk orang tua dan KK baru untuk keluarga baru yang di dalamnya Cuma ada nama kepala keluarga dan istriDikelurahan diminta untuk mengisi form sebagai isian untuk pembuatan KK baru dan KTP.Setelah semua proses pengisian selesai,maka ada berkas yang dibawakan oleh kelurahan untuk disampaikan ke kecamatan.

Sanusi

Related Posts:

Inovasi Desa: Budidaya Ikan Air Tawar, Kurangi Angka Pengangguran

Budidaya Ikan Air Tawar Kurangi Angka Pengangguran


Ringkasan Umum
Desa Aikmel Timur Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur, berupaya terus mendorong dirinya menuju kemandirian desa. Salah satunya, desa ini membentuk unit usaha berupa budidaya ikan air tawar dan budi daya bebek petelur. Usaha ini bagian dari unit usaha Badan Usaha Milik Desa/ BUMDes dengan konsep memanfaatkan potensi yang ada. Usaha budidaya tersebut dikelola oleh kelompok pemuda. Dengan begitu, usaha budidaya ikan air tawar secara tidak langsung menyibukkan anak muda dan mengurangi adanya kegiatan negatif. sehingga para pemuda sibuk mengelola usahanya dengan bantuan BUMDes.

Sementara untuk pengelolaanya dengan system bagi hasil.

Latar Belakang
         1.         Tingginya angka pengaguran di Desa Aikmel Timur
         2.         Pemuda masih saling acuh dengan yang lainya
         3.         Desa Aimel Timur memiliki potensi air yang melimpah
         4.         Sumberdaya manusianya rata-rata memaham­­i bidang peternakan dan perikann.
         5.         Potensi perintaan pasar ikan air tawar terus meningkat seiring banyaknya usaha lesehan
         6.         Pemanfaatan kolam kosong milik warga.

 Proses

         1.         Pemerintah desa bersama dengan BUMDes mengidentifikasi potensi-potensi yang ada
         2.         Pihak pemerintah dan BUMDes menyepakati unit usaha berupa budidaya ikan air tawar dan ternak bebek telur.
         3.         Pemuda kemudian menjadi sasaran unit usaha untuk mendorong kemandirian pemuda
         4.         Pemanfaatan kolam kososng untuk budidaya ikan air tawar milik warga
Hasil
1.      Berkurangnya pengangguran di desa
2.      Mengurangi angka kenakalan pemuda
3.      Pemuda mandiri dalam mengelola usah

4.      Menambah PADes di Desa Aikmel Timur.
5.      Pengembangan unit usaha BUMDes
6.      Pemuda secara berdaya dalam mengelola usaha
Pembelajaran
Aliran air yang melimpah tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan pertanian, juga dimanfaatkan untuk budidaya ikan air tawar. Sehingga budidaya ikan air tawar sebagai bentuk usaha alternative  yang dapat berkelanjutan.

Kontak Informasi

Sekdes Aikmel Timur
HP : 087765963233

Related Posts:

Featured Post

Pengurus Gema Selaparang Terbentuk dan Membantah Pemekaran Kabupaten Selaparang

Lenek.SK_ Tim Formatur Gerakan Masyarakat Selaparang akhirnya sepakati pengurus harian dan Dewan Pengurus lembaga yang di bentuk masyarak...